Hukrim - 25 Mei, 2020

Limpahan OTT KPK, Polisi Kenakan Pasal Pungli

LayarBerita, Jakarta –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Universitas Negeri Jakarta tersebut ke Polda Metro Jaya. Alasannya tidak ditemukan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan penyelenggara negara, dalam hal ini rektor UNJ.

Menindak lanjuti hal ini, Kepolisian Daerah  Metro Jaya berencana menggunakan Pasal 11 tentang Pungutan Liar terkait operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap tujuh orang yang diduga terlibat perkara gratifikasi baik dari pihak Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan pejabat Kemendikbud.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus bahwa Kepolisian sudah memeriksa tujuh orang yang terlibat dalam perkara gratifikasi tersebut, baik dari unsur UNJ maupun dari unsur Pejabat Kemendikbud.

“Tujuh orang itu sudah kami kenakan wajib lapor,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, saat dikonfirmasi Senin, (25/5/2020).

Kabidhumas menambahkan saat ini tim penyidik masih mendalami perkara tersebut dan memeriksa para saksi yang diduga mengetahui peristiwa tindak pidana gratifikasi atau pungutan liar tersebut.

Seperti diketahui, KPK telah menerima laporan dari Inspektorat Jenderal Kemendikbud soal dugaan penyerahan uang oleh pihak UNJ kepada pejabat Kemendikbud. Sementara itu, pihaknya telah berhasil  menangkap satu orang dan memeriksa enam orang dalam operasi tangkap tangan. [tribrata]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *