LayarBerita, Siak – Kapolres Siak AKBP Doddy F.Sanjaya, dan jajarannya serta  Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Siak melakukan sosialisasi Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) atau Omnibus law Claster tenaga kerja, Kamis,(22/10/2020).  Sosialisasi ini bertempat di PT. Kimia Tirta Utama (KTU) Astra Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak.

Kedatangan Kapolres Siak dan rombongan disambut pihak perusahaan dan serikat pekerja PT.KTU Astra dengan mematuhi protokol Kesehatan dengan jumlah dibatasi, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum mengikuti acara sosialisasi.

Kepala Administrator PT.KTU Achmad Zulkarnain menyambut baik atas kegiatan sosialisasi tersebut, dan berharap dengan adanya arahan dari Kapolres Siak dan nara sumber dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Siak, pihak perusahaan dan serikat pekerja, dapat lebih jelas menerima informasi tentang Undang Undang Cipta Kerja.

“Dengan adanya arahan dari Kapolres dan nara sumber dari Disnakertrans Kabupaten Siak, Kami berharap agar semua rekan rekan serikat buruh dapat menyerap dengan jelas tentang Undang Undang Cipta Kerja, yang nantinya tidak termakan hasutan dari berita bohong atau hoaks,” ucap Zulakarnain.

Sementara itu Ketua Serikat Pekerja perusahaan PT.KTU Tugiono, menyampaikan agar serikat pekerja PT.KTU tidak salah pahan dalam menyikapi UU Ciptaker yang beredar di media sosial. Pihak serikat pekerja harus melakukan komunikasi dengan DPD Serikat Pekerja, agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap UU Ciptaker atau Omnibus law.

“Kita selalu melakukan komunikasi dengan DPD serikat pekerja, sebagai salah satu contoh yakni tentang pemberian pesangon, dalam uu cipta kerja tersebut memihak pada karyawan. Lantaran apabila sebelumnya pihak perusahaan bisa memperlambat dan bahkan meniadakan, maka pekerja kesulitan dan berteriak kesana kemari. Namun dengan terbitnya UU ini, bagi perusahaan yang melanggar tinggal lapor kepihak kepolisian sesuai persedur maka akan di proses sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” ujar Tugiono.

Kapolres Siak AKBP Doddy F.Sanjaya, saat memberi sambutan menyebutkan bahwa acara hari ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Undang Undang Cipta Kerja yang sebenarnya bukan Hoaks yang beredar di media sosial.

“Saya yakin dan percaya kawan-kawan serikat pekerja belum ada yang membaca Undang Undang Cipta Kerja dan hanya mendengar, mengetahui dari media sosial yang sumber dan kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kita semua berharap kawan-kawan setelah ini dapat lebih mengerti dan mengetahui kebenarannya, serta selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat, bukan menyelesaikan dengan berunjuk rasa ataupun mogok kerja yang berujung kericuhan,” ucap Kapolres.

Doddy juga menambahkan, bahwa tidak ada Pemerintah yang mau merugikan masyarakatnya, semua sudah dikaji dan melalui proses.

“Saya yakin dan percaya, sebagaimana disampaikan tadi dan telah dirasakan manfaatnya. Jadi mari kita jaga dan jalani undang undang ini. Pastinya Undang Undang Ciptaker melindungi pekerja,” tutup Kapolres.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas antara pihak PT. KTU Astra dan anggota serikat pekerja, yang berisi,

  1. Serikat Pekerja perusahaan menolak segala bentuk tindakan anarkis
  2. Mendukung UU Cipta Kerja
  3. Tetap disiplin mematuhi protokol Covid-19
  4. Menjaga kondusifitas perusahaan untuk ketenangan dan kenyamanan bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *