LayarBerita, Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, mengajak seluruh pemangku kebijakan di Aceh, untuk menyukseskan Gerakan Nakes Aceh Cegah Covid-19 (Gencar).

Gerakan yang bertujuan untuk mendeteksi, memantau kasus serta bergejala Covid-19 ini, diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-56, Selasa (20/10/2020).

“Mari kita sukseskan gerakan ini, sebagai bagian dari upaya kita bersama untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Aceh,” ujar Taqwallah.

Peluncuran Gencar dilakukan via video conference dan diikuti oleh seluruh bupati/wali kota, dinas kesehatan kabupaten/kota dan RSUD se-Aceh, di Ruang Rapat Sekda Aceh.

Dalam pemaparan singkatnya, Sekda juga mensosialisasikan 7 aktivitas Gencar, yaitu pencatatan/pelacakan oleh para tenaga kesehatan, isolasi mandiri di rumah atau fasilitas khusus, pemantauan harian warga yang diisolasi, peduli warga yang diisolasi dengan memberikan kebutuhan logistik, antisipasi hoax terkait covid-19, penyediaan informasi resmi dan selalu mengingatkan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

“Untuk menjalankan 7 aktivitas Gencar ini, semua kita harus bahu membahu bekerjasama dan saling berbagi peran. Tenaga kesehatan harus menemukan dan memantau warga yang bergejala, memberikan konsultasi kepada warga bergejala, serta melakukan pelacakan kontak erat dan berikan konsultasi melalui tele sehat maupun secara langsung,” kata Taqwallah.

Untuk itu, sambung Sekda, kepada masyarakat juga perlu disosialisasikan untuk turut berperan demi kesuksesan Gencar.

“Masyarakat dapat berperan serta dengan melaporkan diri kepada petugas kesehatan jika mengalami demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak nafas, hilang penciuman dan ISPA berat. Ada tiga bagian penting yang akan berperan besar bagi suksesnya Gencar. Pertama Tokoh Kunci, yaitu para Kepala Puskesmas dan Dokter Puskesmas. Selanjutnya, para bidan dan pejabat desa sebagai Ujung Tombak. Dan, para Ibu Rumah Tangga,” imbuh Sekda.

Peluncuran Gencar ditandai dengan penyerahan Buku Panduan Gencar, oleh Sekda Aceh kepada Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *