LayarBerita, Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), membangun sebanyak 4.042 unit rumah layak huni di seluruh Aceh. Pembangunan tersebut dilakukan dianggarkan melalui APBA tahun anggaran 2020.

Kepala Dinas Perkim Aceh, T. Mirzuan, mengatakan pembangunan rumah layak huni kepada masyarakat kurang mampu itu merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Aceh. Program itu dipandang efektif dalam rangka mengurangi kemiskinan dan memeratakan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perkim kembali memprogramkan kegiatan serupa di tahun 2021, di mana pada tahun depan sebanyak 4.300 unit rumah akan kembali dibangun.

“Hari ini kita menyerahkan secara simbolis untuk masyarakat di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen,” ujar Mirzuan.

Di Pidie, sebanyak 381 kepala keluarga mendapatkan rumah, di Pidie Jaya pembangunan dilaksanakan sebanyak 80 unit dan 460 penerima berada di Kabupaten Bireuen.

Mirzuan berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan rumah tersebut bisa memanfaatkannya dengan baik. “Mereka kini tidak harus memikirkan lagi pembangunan rumah, tinggal fokus cari rezeki buat keluarga,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, menyebutkan bahwa program Aceh Seuniya, merupakan program prioritas Pemerintah Aceh untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan.

“Rumah layak huni yang merupakan salah satu dari 15 program unggulan Pemerintah Aceh (Aceh Seuniya), terus dibangun di seluruh kabupaten dan kota di Aceh dengan tujuan memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan,” kata Iswanto. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *