LayarBerita, Lhokseumawe – Mencermati penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kota Lhokseumawe mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan perkumpulan dengan jumlah orang yang banyak.

Kegiatan dimaksud, di antaranya resepsi pernikahan, sunat rasul, hiburan, dan lain sebagainya. Imbauan itu berlaku mulai Jumat (27/3/2020).

Demikian ditegaskan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Lhokseumawe, T Adnan dalam konferensi pers yang digelar di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Kamis (26/3/2020) siang.

“Terhitung mulai besok, segala kegiatan perkumpulan dengan jumlah orang yang banyak, resepsi pernikahan, sunat rasul dan sejenisnya, ditiadakan,” tegasnya.

Dijelaskannya, imbauan itu tidak berlaku untuk kegiatan keagamaan, baik shalat berjamaah maupun pengajian.

Selain itu, lanjutnya, kepada pemilik warung kopi dan café untuk mematuhi imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, dengan tidak menyediakan meja dan kursi bagi pelangganya.

“Bila masih ada warung kopi dan café yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, maka akan diambil tindakan tegas,” ungkap T Adnan.

Hal itu penting dilakukan, karena persoalan Covid-19 adalah persoalan serius yang membutuhkan penanganan dan perhatian serius dari semua pihak.

“Kami sangat berharap masyarakat Kota Lhokseumawe mematuhi semua intruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Jangan anggap enteng persoalan ini,” tegasnya.

Namun demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Bila tidak penting sekali, jangan keluar rumah, imbaunya. (BIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *