LayarBerita, Jakarta – Seiring merebaknya kasus  Epidemi virus Corona (Covid-19), Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Ketua Bidang UDD dr Linda Lukitari Waseso, mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengurus PMI Provinsi di Indonesia. Imbauan dengan  nomor 0312/UDD/III/2020 tertanggal 5 Maret 2020 terkait Imbauan tetap melaksanakan Mobile Unit (MU).

PMI Pusat mengimbau kepada semua pengurus PMI Provinsi serta kepala UDD PMI serta kabupaten/kota, untuk tetap melaksanakan kegiatan donor darah di kantor-kantor atau instansi pemerintahan, sebagai langkah mempertahankan stok darah.

Selain itu juga dengan melakukan upaya mensosialisasikan kepada masyarakat atau pendonor merupakan orang yang sehat. Apabila pendonor  memiliki riwayat bepergian ke luar negeri, dianjurkan untuk  tidak berdonor selama 2 hingga 4 minggu (masa inkubasi virus COVID-19).

PMI dan UDD juga diminta melakukan sosialisasi kepada  masyarakat agar dapat  meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dengan gerakan PHBS. Serta melakukan konsolidasi di regional atau subregional,  apabila ada gangguan stok darah.

PMI Pusat juga meminta agar PMI di daerah dapat mensosialisasikan pesan kunci   informasi kesehatan kepada pendonor dan karyawan, yakni menerapkan etika batuk (menutup mulut/hidung saat bersin/batuk dengan menggunakan tisu).

Menerapkan kebiasaan mencuci tangan, terutama setelah batuk atau bersin,    sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah merawat binatang, cuci tangan dengan air mengalir  dan sabun serta bilas kurang lebih 20 detik. Jika tidak tersedia air dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80 persen.   .

Terakhir diharapkan kepada seluruh PMI dan UDD untuk tidak mengeluarkan  pernyataan di media sosial yang dapat menimbulkan kecemasan masyarakat. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *