LayarBerita, Siak –  Merasa prihatin terhadap kondisi Reni Ariyanti, salah seorang  atlet lempar cakram yang kini masuk Pelatda untuk PON mewakili Provinsi Riau. Seorang anggota DPR Siak asal Dapil Bungaraya, Rokib, mendatangi RS Santa Maria untuk membesuknya.  Pasalnya Reni kini terbaring di rumah sakit karena kecelakaan yang dialaminya.

Seperti diketahui, atlet binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau ini kini harus menjalani pengobatan karena laka lantas di Siak hari lalu. Dalam kunjungan tersebut, Rokip anggota komisi II DPRD Siak, memberikan semangat dan motivasi kepada Reni agar bisa tabah menjalani musibah yang dialaminya.

Rokib merasa sangat prihatin dengan kondisi atlet yang telah membawa harum nama daerah ini.  Mengingat akibat kecelakaan, keluarganya harus mengeluarkan biaya sangat tinggi untuk memulihkan kondisinya. Tidak tanggung, biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 90 juta. Tapi sejauh ini belum ada bantuan dari pihak manapun, termasuk  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Saya kemarin membesuk Reni, atlet PON asal Bungaraya yang sedang dirawat di Rumah Sakit Santa Maria karena kecelakaan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Akibat laka lantas itu, atlet terbaik Kita ini terpaksa kehilangan kakinya dan patah tangannya, yang sekarang mau di operasi lagi, ” ungkap Rokip, anggota dewan asal Bungaraya kepada layarberita.com, Rabu (12/2/2020).

Sambung Rokib, biaya pengobatan sangat mahal dan ini sangat memberatkan pihak keluarganya. Untuk itu dirinya berharap pihak KONI baik Kabupaten Siak, Provinsi Riau ataupun Koni Pusat, agar dapat membantu meringankan penderitaan atlet yang lagi terkena musibah, harap Dewan yang dikenal kedermawanannya di Bungaraya ini.

“Saya berharap, semoga adik kita yang berprestasi dan membawa harum daerah ini, bisa tabah dan mendapatkan bantuan dari dinas terkait maupun dari pihak-pihak tertentu.  Agar beban mereka tidak terlalu berat, karena kehidupannya juga dari keluarga kurang mampu.  Jadi sangat dibutuhkan uluran tangan dari kita untuk membantu biaya pengobatannya,” harapnya.

Sementara itu, pihak KONI Kabupaten Siak yang diwakili oleh Seketaris KONI Kabupaten Siak Poniman, saat membesuk Reni Aryanti pada Rabu (12/2/2020), juga membenarkan kalau Reni sekeluarga sangat membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatannya.

“Kita hari ini sedang membesuk atlet kita yang sedang terkena musibah lakalantas di Siak beberapa hari yang lalu. Ternyata memang butuh biaya besar untuk operasi dan pengobatan. Sehingga bantuan yang kita berikan ini secara bertahap, jadi KONI tidak menutup mata begitu saja,” ungkapnya dengan tegas.

Menurut Poniman, selama ini pihak KONI Kabupaten Siak sudah menggalang dana untuk membantu atlitnya yang sedang terkena musibah dan masih dalam perawatan di RS. Santa Maria.

“Kita sampai hari ini masih menggalang dana untuk membantu atlet kita ini, dan bahkan dari cabang olahraga lain seperti Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Siak, juga ikut menggalang dana untuk meringankan beban Reni Ariyanti,” tegasnya.

Poniman juga mengatakan bahwa, bukan KONI Kabupaten Siak saja yang memperhatikan atlet yang terkena musibah, tapi juga KONI Provinsi maupun pusat juga ikut membantu biaya pengobatan atlet tersebut.

“InsyaAllah, besok KONI provinsi ataupun Pusat akan membesuk atlet kita ini. Termasuk akan membantu untuk biaya pengobatannya. Kita berharap semoga Reni bisa diberikan kesehatan dan selalu tabah dalam menjalani cobaan ini,” pungkasnya. [Sugianto]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *