LayarBerita, Siak –  Anggota DPRD Siak, Rokip merasa kagum dan terkesima saat menyaksikan tampilan Reog Ponorogo yang dimainkan oleh sekelompok orang di Kampung Temusai. Pasalnya sejumlah penari masih berusia anak-anak dan terlihat sangat bersemangat menunjukkan kebolehannya dalam sebuah pesta di rumah Selamet Ladiono.

Saat itu, Rokip yang merupakan anggota dewan dari Dapil I asal Bungaraya ini menghadiri undangan dari Selamet Ladiono yang merupakan seorang tokoh di Kampung Temusai.  Dirinya terkagum saat berada disana karena pesta sangat ramai dan dimeriahkan oleh sebuah tarian.

Mata Rokib tak henti tertuju kepada sebuah kelompok yang sedang menunjukkan kebolehan menari untuk menghibur undangan yang berhadir. Dewan yang terkenal ramah dan suka berbaur dengan masyarakat ini langsung mendekati para penari yang sedang beraksi.  Malah dirinya ikut duduk melantai bersama sejumlah warga lainnya untuk menyaksikan tampilan tarian Reog Ponorogo tersebut.

Sikapnya yang tidak mau dibedakan dengan undangan lain ini tentu membuat para tamu dan penonton lain tidak mengetahui kalau dirinya merupakan salah seorang anggota DPRD Siak.  Mungkin hanya orang sekitar saja yang tahu kalau dirinya merupakan wakil rakyat dari Bungaraya dan duduk bersama di atas tanah menyaksikan pertunjukan reog.

“Saya heran melihat pak dewan ini, maunya dia duduk bersama masyarakat yang lain di tanah seperti masyarakat pada umumnya. Padahal kalau mau dia bisa duduk di kursi yang sudah disediakan tuan rumah,” ungkap Supri, warga Kampung Temusai dengan nada heran kepada layarberita, Minggu (9/2/2020).

Rasa kagum anggota DPRD Siak ini tidak bisa dibendung.  Malah dirinya sangat ingin sekali mendekati dan bergabung dengan grup Reog tersebut. Hal ini tidak lain untuk memberikan motivasi kepada penari yang telah menunjukkan kebolehannya.

“Saya ke sini memenuhi undangan pesta dari pak Selamet sebagai tokoh masyarakat  Kampung Temusai.  Saya kaget, ternyata acaranya sangat ramai sekali, dan dimeriahkan oleh grup atau paguyupan Reog Ponorogo. Yang lebih menarik, ternyata ada anak-anak yang sangat berbakat memainkan tarian reog tersebut,” ungkap Rokib.

Mengingat itulah, dirinya mencoba mendekat dan memberikan motivasi kepada mereka agar tetap semangat berkarya dan mengembangkan serta melestarikan budaya leluhur. Bahkan wakil rakyat ini memberikan bonus kepada penari untuk memberikan motivasi.

“Mohon jangan dipandang dari besarnya nilai pemberian yang Saya berikan.  Namun ini sebagai bentuk ketulusan, agar dapat memotivasi para penari untuk  terus berkarya. Saya berharap kesenian Reog yang langka ini bisa terus dilestarikan di mana pun berada. Karena ini peninggalan budaya nenek moyang kita yang sangat berharga yang harus kita jaga dan dilestarikan, ” pungkasnya. [Sugianto]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *