LayarBerita, Banda Aceh – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh, melaunchingkan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di SMA Unggul Subulussalam. Saat ini sudah ada dua  sekolah di Aceh yang mengikuti konsep SSK tingkat sekolah menengah atas (SMA).

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri, M.Pd Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, sedang mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Aceh dan memberikan pemahaman soal fertilitas dengan menurunkan angka kelahiran, pihaknya juga mengupayakan agar remaja saat ini, harus memahami masalah-masalah akibat kependudukan. Hal ini bertujuan, agar remaja, sudah memiliki rencana matang dalam hidupnya ke depan.

“Beragam persoalan terjadi akibat tidak terkendalinya jumlah penduduk, mulai dari persoalan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, hingga kriminalitas,” katanya.

Ia menambahkan, bertambahnya penduduk disebabkan oleh dua hal yakni pertambahan penduduk yang diakibatkan imigrasi, dan sisi kelahiran. Semakin banyak penduduk, maka konsekuensi yang dihadapi semakin berat. Ahli demografi bahkan memperkirakan, jika laju pertumbuhan Jabar dalam 20-30 tahun ke depan mencapai 2 persen, maka akan terjadi dobel populasi.

“Tidak ada kurikulum baru dalam program ini. Program ini juga tidak berarti menambah jam kegiatan belajar mengajar (KBM), dan bersifat gradual karena meliputi bidang studi dalam beberapa mapel sehingga bisa terus dikembangkan sesuai pokok,” tegasnya.

Dilaunching SSK ini dihadiri oleh Kabid Dalduk Perwakilan BKKBN Aceh, Faridah, SE, MM, PLT. Kasubid Kerjasama Pendidikan Kependudukan, Dina Astita, S.Ag, M.Si, Kasubid Penyusunan Parameter Kependudukan, Nurismi, SE, M.Sc, Kadis PPPAKB Kota Subulussalam, Nurul Akmal, SE, MM, Kepala SMAN Unggul Samsul Bahri, S.Pd, para guru dan siswa. Dua sekolah siaga kependudukan telah di launching awal tahun 2020 oleh Perwakilan BKKBN Aceh, dan Dua Pojok Kependudukan, seperti di SMAN Perisai Kutacane Aceh Tenggara. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *