LayarBerita, Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasti Irawan, S.Ik melalui Kasubag Humas Salman Alfarasi, mengimbau agar masyarakat mewaspadai aksi debt collector nakal, yang melakukan penarikan kenderaan dengan menyalahi peraturan dan ketentuan yang ada.

Jika mengalami hal tersebut, maka ada beberapa upaya yang harus dilakukan oleh masyarakat.  Adapun tips dan triknya adalah, sebaiknya jika ada debt collector yang melakukan penarikan kendaraan langsung tanyakan identitasnya, dari mana dia bukan polisi dan bukan aparat kan.

“Tanyakan identitas sang debt collector tersebut,” ucap Salman.

Selanjutnya, tanyakan apakah punya kartu sertifikasi profesi yang dikeluarkan oleh APPI, yakni lembaga yang berhak mengeluarkan izin menagih.

Kemudian petugas debt colector tidak boleh berbuat semana-mena, dalam ini harus ada surat kuasa penarikan dari kantor finance (keuangan) bersangkutan. Terakhir, harus ada sertifikat fidusianya dalam bentuk salinan.

“Jadi jika 4 hal ini tidak ada, silahkan ditolak debt collectornya dengan baik, sopan dan hindari permusuhan. Jika tetap ngotot, segera laporkan ke kantor polisi atau aparat keamanan terdekat,” ujar Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarasi. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *