LayarBerita, Jakarta – Pihak Kepolisian berhasil menangkap enam orang yang diduga jaringan teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (29/11/2019). Keenam teroris itu adalah Amir JAD Bima MZ, OWR, AG, MRM, dan dua lainnya yang pernah ditahan pada tahun 2011 silam yakni IF dan AS.

”Pihak Kepolisian menangkap enam jaringan teroris di Bima,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Argo Yuwono, di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/12/2019), dilansir dari tribratanews.go.id.

Saat ini para tersangka diamankan langsung ke Mako Brimob Bima dan dibawa ke Polda NTB oleh Tim Densus 88, dengan menggunakan jalur darat dan dengan pengawalan ketat dilakukan juga oleh Brimob Sub Den A Bima.

Sambung Brigjen Argo Yuwono, pihaknya belum bisa menyimpulkan enam teroris tersebut merupakan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Bima atau bukan. “Masih diperiksa penyidik Densus 88 Polri,” jelas Karo Penmas Polri.

Selain menangkap enam terduga teroris, Polri juga menangkap tiga jaringan teroris Aceh yang sempat melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (13/11/2019) lalu.

“Pada intinya dari jumlah yang kemarin ya, ada penambahan itu. yang Kami amankan sekarang menjadi 92 orang, 6 di Bima dan 3 di Aceh,” tutup mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini. [tribrata]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *