LayarBerita, Lhokseumawe – Seorang remaja dikabarkan tenggelam saat mandi di Laut kawasan Pantai Ujong Batee, Desa Ujong Blang, Kota Lhokseumawe. Remaja yang diketahui bernama Sadikul Akbar (16) terseret arus sekira pukul 14.30 Wib, Selasa 26 November 2019.

Korban merupakan warga Krueng Seunong, Kuta Makmur Aceh Utara, ini informasinya merupakan siswa kelas 2 SMA Negeri 5 Lhokseumawe. Saat itu korban bersama 3 temannya datang ke lokasi wisata untuk duduk bersantai di Pantai Ujong Batee, Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, yakni sekitar 1 Km dari rambu merah PT. Pertamina Arun Gas.

Informasi awalnya, sekira pukul 14.00 WIB, korban dan ketiga temannya berniat untuk duduk bermain di Wisata Pantai Ujong Batee, Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe sekitar 1Km dari Rambu Merah PT. Pertamina Arun Gas.

Sekira pukul 14.30 WIB, Korban kemudian masuk ke air untuk mandi laut, dimana saat itu kondisi air laut sedang pasang dan berombak.  Tidak lama berselang, korban terlihat panik dan tenggelam, serta kejadian itu dilihat oleh ketiga temannya yang ada di pantai tetapi tidak ikut mandi laut.

Melihat kejadian tersebut, secara spontan seorang teman korban yakni Adam Husein mencoba menyelamatkan korban dengan ikut berenang ke laut. Tetapi karena korban terseret ombak yang cukup tinggi, Adam yang coba menolong, tidak dapat melihat posisi korban, dan memutuskan untuk berenang kembali ke pantai.

Kejadian ini lalu dikabarkan oleh teman korban kepada warga setempat, sekira pukul 15.00 Wib.  Lalu warga tersebut memberitahukan kejadian itu kepada security PAG.

Tidak lama berselang, personel Polsek Banda Sakti dan anggota Koramil serta sejumlah masyarakat tiba di lokasi untuk mencoba menolong korban dan mengevakuasinya.  Namun karena kondisi ombak yang terlalu besar, warga mengurungkan niatnya.  Setelah itu langsung menghubungi Tim SAR Aceh Utara untuk membawa perahu karet  ke lokasi kejadian.

Sekira pukul 16.20 WIB, Tim SAR Aceh Utara tiba di lokasi dan menurunkan satu unit perahu karet dan perlengkapan selam.  Tetapi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan tim pun menunda proses evakuasi.

Hingga jelang magrib, korban masih belum ditemukan, tim masih berupaya pencaharian terhadap korban.  Adapun tim yang sudah berada dilokasi, yakni Tim SAR, Polsek dan Koramil serta masyarakat sekitar. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *