Pasangan Suami Istri yang saling setia [foto : facebook kejati aceh]
Layarberita.com –  Hakikat hidup sebagai suami dan istri tentunya harus saling melengkapi dan saling mengisi kekurangan.  Mengingat tidak ada manusia yang sempurna, karena setiap insan punya kelebihan dan kekurangan.
Berupaya untuk melindungi dan menjaga pasangan hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan, akan membuat suatu kebahagian tersendiri. Meski terkadang harus mengorbankan apa yang menjadi kesempurnaan kita. Tapi itu nantinya akan ‘terbayarkan’ dengan kebahagian bersama.
Seperti halnya yang dialami oleh seorang wanita berinisial YR (29), dirinya dengan rela memberikan satu ginjalnya untuk membantu suaminya, Solahuddin (41) yang sejak 4 tahun lalu divonis dokter menderita gagal ginjal. Istri dari seorang jaksa yang berhati mulia ini menunjukkan rasa cintanya kepada sang suami.  Mungkin ini juga merupakan satu sikap sebagai rasa pengabdiannya sebagai seorang istri kepada suaminya.
Solahudin adalah salah seorang jaksa yang sehari-harinya bertugas di Kejaksaan Tinggi Aceh. Dirinya harus menjalani operasi transplantasi (cangkok) ginjal karena sakit yang dideritanya. Alhamdulillah, istrinya yang berhati mulia dengan ikhlas memberikan satu ginjalnya untuk membantu suaminya.
“Istri setia lahir bathin yang berhati mulia ini adalah istri tercinta dari pak Solehuddin, Kasi A pada satuan kerja Bidang Intelijen Kejati Aceh,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Irdam SH MH, seperti dilansir dari akun facebook Kejaksaan Tinggi Aceh.
Mendapat laporan dari Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Aceh Mukhlis, SH,  bahwa salah seorang anggotanya berhasil menjalani operasi transplantasi (cangkok) ginjal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainoel Abidin di Banda Aceh, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, mengaku kaget.
“Yang mendonorkan ginjal untuk pak Solahudin itu adalah istrinya sendiri yang selama enam bulan ini bolak balik menjalani pemeriksaan di rumah sakit,” ucap Kajati Aceh.
Operasi transplantasi (cangkok) ginjal tersebut berhasil dilakukan oleh Tim Cangkok Ginjal RSUD dr Zainoel Abidin (RSUZA) bersama para ahli dari Jakarta. Tim cangkok ginjal yang diketuai oleh dr Abdullah SpPD-KGH FINASIM itu terdiri dari spesialis Konsultan Ginjal Hipertensi (KGH), spesialis bedah urologi, anestesi (pembiusan) serta di back-up oleh ahli radiologi dan psikolog.
Kajati Aceh mengapresiasi tim cangkok ginjal RSUD dr Zainoel Abidin yang berhasil melakukan operasi transplantasi (cangkok) ginjal terhadap salah satu anggotanya di Kejati Aceh.
Kajati Aceh mengaku bangga dan terharu atas pengorbanan dan kesetiaan lahir bathin dari istri jaksa Solahudin tersebut. ”Ini rahmat dan kebesaran Allah SWT, semoga sikap yang ditunjukkan istri pak Solahudin, bisa menjadi suri tauladan bagi wanita lain bagaimana menjadi istri yang penuh pengabdian, rela berkorban dan setia lahir bathin demi sang suami yang dicintainya,” ungkap Kajati. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda