BNN bersama personel gabungan melakukan pemusnahan ladang ganja seluas 1 hektar di Aceh Besar
LayarBerita, Aceh Besar – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menemukan ladang ganja siap panen yang ditanam pada ketinggian 716 mdpl. Tanaman ganja ini ditemukan di sebuah bukit di kawasan Desa Pulo Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar.
Pemusnahan dilaukan oleh BNN dengan melibatkan 102 personel gabungan yang terdiri dari anggota Propam, Brimob Aceh, Kodim, tim BNN Pusat, BNNP Aceh, Polda Aceh dan Polres Aceh Besar.
Ladang ganja yang ditemukan berisikan tanaman ganja dengan ketinggian berkisar 50 – 310 cm. Ganja tumbuh terbentang di lahan seluas 1 Hektar, dengan perkiraan  40 ribu batang yang berusia 3 – 4 bulan.  Personel langsung melaukan pemusnahan ganja di lokasi dimana tempat ditemukan.
“Penemuan ladang ganja dari laporan masyarakat yang diterima oleh tim BNN pusat. Kami dilakukan penelusuran selama sepekan, hingga akhirnya diturunkan petugas untuk pemusnahan,” ujar Kepala Sub Direktorat Narkotika Alami, Aldrin M Hutabarat, saat memimpin pemusnahan ladang ganja, Kamis (11/7/2019).
Untuk mencapai lokasi, tim harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki selama 3 jam.  Sebab lokasi yang dituju melewati medan yang sangat terjal. Karena kondisi medan yang sulit ini, petugas kesulitan menangkap pemilik lading ganja.
“Kami sedikit kesulitan menemukan tersangkanya, karena ini daerah perbukitan yang terjal, dan tanaman ganja ini ditanam diatas tanah milik negara,” terang Aldrin.
Hingga saat ini, total lahan ganja yang berhasil dimusnahkan BNN sepanjang tahun 2019 seluas 5,5 hektar. Aksi pemberantasan lahan ganja ini, menurut BNN diharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi menanam ganja, sebab nertentangan dengan aturan yakni sesuai dengan Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [rel]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda