Polda Sumut Gelar OTT, 19 Pegawai BPKD Siantar Ditahan
LayarBerita, Medan –  Sebanyak 19 pegawai ditahan dan dibawa ke Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara.  Hal ini terkait digelarnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Kamis (11/7/2019) sore.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja membenarkan adanya OTT tersebut. Perwira menengah Polda Sumut mengatakan OTT terkait pungli atas pemotongan uang intensif pegawai BPKD.  Sejauh ini status mereka sementara masih sebagai saksi.
“Dalam OTT tersebut, petugas mengamankan uang Rp186 juta dan mengamankan 16 orang untuk diperiksa,” jelas Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan di Mapolda Sumut, Kota Medan, Sumatera Utara seperti dilansir tribratanews.go,id.
Sebelumnya, Unit Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut mengunjungi Kantor BPKD di Kota Pematangsiantar sekitar pukul 16.30 WIB. Tiga orang berhasil diamankan oleh aparat kepolisian yang diduga terlibat dalam pungli dan pemberian intensif tersebut.
Ketiganya yakni Tangi M D Lumban Tobing (honorer BPKD Siantar), Lidia Ningsih (staf Bidang Pendapatan 2 BPKD Siantar), dan Erni Zendrato (bendahara pengeluaran BPKD Siantar).
“OTT dilakukan terkait pungutan liar (pungli) atas pemotongan pemberian uang insentif pemungutan pajak daerah milik anggota pegawai BPKD sebesar 15 persen dari uang yang diterima triwulan II tahun 2019,” tegas Kabid Humas Polda Sumut. [tribrata]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda