Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Mabes Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra
LayarBerita, Jakarta – Kepolisian kembali menangkap salah seorang yang diduga telah melakukan pengancaman terhadap Presiden Republik Indonesia dan menyebarkan informasi melalui grup Whatsapp akan adanya ledakan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok.
Penangkapan dilakukan oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri terhadap pelaku berinisial YY (31) atas dugaan kasus tersebut. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Rabu (12/6/2019)
“Direktorat Siber Bareskrim telah menangkap satu orang pelaku yang telah menyebarkan berita mengandung unsur kebencian, dengan judul mengancam kepada Pak Jokowi, dan juga mengancam ingin meledakan asrama Polisi yang ada di Kelapa Dua Depok,” ungkap Kabag Penum Divhumas Polri.
Penangkapan pelaku YY di lakukan di wilayah Tapos, Bogor Jawa Barat pada hari Selasa (11/6/2019).
Selain itu juga disampaikan, pelaku tersebut akan dijerat dengan  Pasal 29 Jo Pasal 45 B UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp. 750.000.000, dan atau Pasal 6 atau pasal 12 A atau Pasal 14 UU No. 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas UU No. 15 tahun 2003 tentang Penetapan Perpu No. 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana terorisme menjadi UU dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara. [tribrata]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda