Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasier memberikan tausiah
LayarBerita, Aceh – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh hingga tahun 2019, telah berhasil menggagalkan sebanyak 2,4 ton narkotika jenis sabu-sabu. Barang haram tersebut dipasok dari luar melalui jalur laut dari sejumlah titik. BNNP telah mendeteksikan jalur tikus mencapai 21 titik diluar pantauan BNN.
Kepala BNNP Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasier menjelaskan, Aceh merupakan salah satu pintu masuk Narkoba ke Indonesia yang terbesar, narkoba tersebut dipasok dari negara jiran melalui jalur laut. Kemudian diedarkan ke wilayah lain dengan menggunakan jalur darat dan udara.
“Hasil penangkapan BNN, banyak warga Aceh jadi bandar kelas kakap dilevel internasional. Bahkan kini sabu-sabu telah diedarkan ke desa-desa, yang tentunya dapat merusakkan generasi,” ujarnya saat memberikan tausiah di Mesjid Keuchik Leumik di Lam Seupeung, Banda Aceh, Rabu, (29/5/2019).
Lanjutnya, hasil penangkapan bandar narkoba oleh BNN, ternyata hidup mewah dan memiliki harta melimpah ruah. Namun ekses dari ini juga dapat memberi dampak buruk bagi kalangan muda-mudi yang dijadikan sebagai budak Narkoba, yakni sebagai kaki tangan bandar kelas kakap.
“Berdasarkan hasil penangkapan BNN, di Aceh banyaknya pemuda usia produktif dijadikan sebagai kurir oleh bandar kelas kakap. Mereka juga ingin hidup mewah dari hasil penjulan sabu-sabu,” ungkapnya.
Dia mengharapkan, peran masyarakat sangat penting, untuk memberantas Narkoba masuk ke desa-desa. Seandainya ada bandar masuk ke desa-desa silahkan ditangkap, selanjutnya diserahkan kepada BNN atau pihak keamanan lainnya.
“Kalau ada bandar ya silahkan ditangkap, jangan dipukul. Diserahkan saja ke BNN,” pintanya.
Adapun jumlah pengghuni Lapas di Aceh hampir 4 ribu lebih yang tersandung kasus Narkoba. Sedangkan penghuni Lapas lain di luar Aceh juga banyak warga Aceh yang terjerat kasus Narkoba.
“Semakin Kami tangkap, semakin banyak Narkoba masuk ke Aceh, heran Saya. Masyarakat sebenarnya harus berjihad untuk menyelamatkan generasi yang akan datang,” tegasnya. [rul]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda