Penghitungan Suara di TPS Pusong Ditunda Hingga Pagi
LayarBerita, Lhokseumawe –  Dampak kericuhan yang terjadi akibat penyerangan pos TNI AL Pusong, Rabu (17/4/2019) malam, berdampak pada proses tahapan penghitungan suara di TPS Desa Pusong, Banda Sakti Lhokseumawe.  Pasalnya lokasi TPS tidak jauh dari pos dan hanya berjarak sekitar 20 meter.
Saat kerusuhan terjadi, saat itu proses penghitungan suara sedang berlangsung.  Namun karena kerusuhan kian memuncak, para petugas di TPS terpaksa menghentikan kegiatannya.  Apalagi saat itu terdengar suara tembakan yang bertubi-tubi yang dilepaskan oleh aparat keamanan.  Dimana saat itu, sejumlah aparat keamanan melakukan tembakan peringatan ke atas untuk menghalau massa yang kian merangsek masuk menyerang pos.
“Proses hitung suara kita minta tunda hingga esok pagi.  Ini untuk menjaga segala hal yang tidak kita inginkan tentunya.  Namun saat ini kondisi sudah mulai kondusif,”ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta yang didampingi Danlanal Lhokseumawe, Dandim 0103/Aceh Utara serta Dandenpom IM/I Lhokseumawe.
Terkait penundaan tersebut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan penyelenggara Pemilu, yakni KIP dan Panwaslih Kota Lhokseumawe.  “Kita sudah melakukan koordinasi dengan kedua penyelenggara, untuk menunda proses penghitungan.  Mudah-mudahan besok pagi proses penghitungan sudah bisa dimulai kembali,”terang Kapolres Lhokseumawe.
Ditanya pakah ada penambahan personel keamanan untuk menjaga lokasi TPS? Ari Lasta mengatakan sejauh ini tidak dilakukan penambahan, sebab kondusi sudah kondusif.  Selain itu, kerusuhan yang terkadi tidak ada kaitannya dengan proses Pemilu yang sedang berlangsung. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda