Ilustrasi lokasi hotel mewah yang berdiri di tanah wakaf milik Habib Bugak.
LayarBerita, Aceh – Selaku Pendiri dan Pembina Yayasan Habib Bugak Al Asyi, Sayed Dahlan Al Habsyi Bin Habib Abdurrahman, mengatakan selama ini banyak berita yang berkembang dinilai tidak benar. Untuk itu pihaknya perlu mengeluarkan pernyataan guna meluruskan sejumlah informasi terkait Yayasan Habib Bugak Al Asyi.
Menurut Sayed Dahlan, memperhatikan berita yang telah berkembang luas berkenaan dengan informasi yang tidak benar belakangan ini, selaku dirinya atas nama Ahli Waris keturunan Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi (Habib Bugak Aceh) memberitahukan dan menyatakan, segala urusan dan hal-hal yang terkait dengan waqaf dan khazanah Habib Bugak, baik di Aceh maupun di luar Aceh adalah di bawah naungan Yayasan Habib Bugak Al Asyi.
“Jadi jelas, semua hal terkait wakaf dan khazanah Habib Bugak, semua di bawah Yayasan Habib Bugak Al Asyi,”ujar Sayed Dahlan yang dihubungi layarberita.com, Sabtu (16/3/2019).
Selain itu ditegaskan, kalau Yayasan Habib Bugak Al Asyi tidak ikut dalam kancah politik maupun terafiliasi dengan pihak manapun dalam Pilpres 2019. “Kalau ada yang mengaitkan dengan salah satu tim pada Pilpres 2019, itu sama sekali tidak benar,”terangnya.
Pernyataan ketiga, bahwa terkait pemegang mandat Habib Bugak untuk Indonesia bukan Dr. Hilmy Bakar, apalagi menurut pengakuan Sayed Dahlan yang bersangkutan bukan seorang Habib.
“Ini pernyataan resmi dari kami selaku Ahli Waris Keturunan Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi. Sehingga masyarakat luas tahu dan mengetahui hal yang sebenarnya,” terang Sayed Dahlan Al Habsyi Bin Habib Abdurrahman Bin Habib Shafi Bin Habib Ahmad Bin Habib Husein Bin Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi ( Habib Bugak Aceh).
Terkait pernyataan ini, menurut Sayed, pihaknya telah mengirimkan kepada sejumlah pihak, seperti, Pimpinan DPR RI, Menteri Agama RI, BPKH RI, Kedubes Arab Saudi di Jakarta, Kedubes Indonesia di Arab Saudi, Wali Nanggroe Aceh, Gubernur Aceh, Pimpinan DPR Aceh, Bupati Bireuen, Dewan Pengurus Pusat Pencatatan Nasab Alawiyyin/Habaib Rabithah Alawiyah di Jakarta, Nadzir Waqaf Habib Bugak Al Asyi di Mekkah. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda