Sada Coffee menggelar Kompetisi Cup Tasters Championship serta edukasi kopi bagi masyarakat.
LayarBerita, Banda Aceh – Ngopi telah lama menjadi budaya di kalangan masyarakat Aceh,  bahkan sudah dikenal sejak dahulu.  Bahkan para tetua sebelumnya, setelah salat subuh biasanya nongkrong di warung untuk menikmati secangkir kopi.  Tentunya setelah itu para penikmat kopi ini langsung bergerak menjalankan aktifitasnya masing-masing.
Mengingat Aceh saat ini sudah dikenal sebagai surganya penikmat kopi. Maka beberapa kopi khas sangat dikenal kenikmatannya, salah satunya kopi yang diproduksi Sada Coffe bahkan sudah dikenal dunia.  Sehingga tidak mengherankan  jika warung kopi di Aceh banyak bertebaran bak jamur di musim hujan, bahkan para penikmatnya juga dari berbagai kalangan.
Guna lebih mempopuliskan kenikmatan kopi Aceh, Sada Coffe Aceh menggelar talkshow tentang edukasi kopi yang tema ‘Ngopi Cerdas, Ngopi Sehat bersama Gayo Cuppers Team’ serta Cupping Public dan Kompetisi Cup Tasters Championship di Gerai Sada Coffee, Lampriet, Banda Aceh, Senin  (25/1/ 2019).
Acara ini disponsori langsung Q Arabica Grader (ahli uji cita rasa kopi bersertifikasi dunia) dari organisasi Gayo Cuppers team.  Berbagai isu tentang kopi dipaparkan secara mendalam, terutama tentang kajian kopi untuk kesehatan,  seperti standarisasi kopi enak, proses pasca panen, serta metode penyeduhan espresso yang baik menjadi materi yang menarik dalam diskusi tersebut.
Direktur Sada Coffee Mursada mengatakan,  kegiatan ini guna mendukung pengembangan usaha lokal UMKM Aceh bangkit menjadi poros ekonomi rakyat.
“Saat ini kita harapkan Aceh hendaknya menjadi panutan kopi nusantara bukan hanya karena kopi yang luar biasa namun juga karena tenaga peracik kopi yang profesional,” ujarnya disela sambutan kegiatan.
Sementara salah seorang peserta talkshow Abd Rahim,  mengatakan standarisasi kopi enak itu ada di Sada Coffee, beberapa warung kopi yang dia coba, tetap rasa kopi di Sada Coffee yang punya rasa paling kompleks dan konsisten.
“Ini bukan memuji,  tetapi fakta dan kenyataan”,  tegas Rahim salah satu penikmat kopi.
Acara Berlangsung Selama 2 hari

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda