AJI Tolak Pemberian Remisi Terhadap Pembunuh Jurnalis

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menilai kebijakan presiden yang mengurangi hukuman itu melukai rasa keadilan tidak hanya keluarga korban, tapi jurnalis di Indonesia. Bahkan mengecam kebijakan Presiden Joko Widodo yang memberikan remisi kepada pelaku pembunuhan keji terhadap jurnalis.

AJI dengan tegas menolak kebijakan Presiden Jokowi yang menandatangani Keppres No. 29 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Sementara tertanggal 7 Desember 2018.  Salah satu dari 115 yang diberikan remisi termasuk, Susrama yang merupakan terpidana pembunuh wartawan Radar Bali, Prabangsa pada 11 Februari 2009 lalu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda