LayarBerita, Lhokseumawe – Yayasan Janur  (Jaringan Untuk Rakyat) menggelar aksi dengan melakukan konvoi dan longmarch di sejumlah titik dan lokasi yang berbeda.  Aksi ini tidak lain untuk mengajak masyarakat agar mendukung berjalannya Pemilu secara damai dan demokratis.

Aksi Deklarasi Pemilu Damai yang digelar oleh Yayasan Janur diketuai oleh Nurhanita Zahara, mengusung tema “Menolak Segala Bentuk Penyebaran Paham Radikal dan Aksi Terorisme Serta Mendukung Pihak Kepolisian Dalam Pemberantasan Narkoba di Wilayah Provinsi Aceh”.

Aksi ini digelar serentak di beberapa lokasi dari 3 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe serta Kabupaten Bireuen. Peserta aksi membawa spanduk yang intinya mengajak seluruh masyarakat agar mendukung terselenggaranya Pemilu 2019 secara damai dan aman.

“Aksi ini kita lakukan serentak pada 15 titik di beberapa daerah. Harapan kita, Pemilu dapat berjalan dengan damai dan aman, sehingga akan melahirkan pemimpin yang benar-benar sesuai harapan.  Ini pesta demokrasi, jadi kita seharusnya bahagia dalam memilih pemimpin, buka malah sebaliknya,”terang Nurhanita.

Sementara itu, aksi di Kota Lhokseumawe dipusatkan di Kawasan Cunda, Kecamatan Muara Dua, peserta melakukan konvoi melewati jalan protokol  sambil mengusung spanduk yang berisi ajakan untuk melaksanakan pemilu secara aman dan damai.

Yayasan Janur Deklarasi Pemilu Damai di Aceh

Mulyadi koordinator aksi untuk Kota Lhokseumawe, mengharapkan agar masyarakat mendukung terselenggaranya Pemilu damai dan dapat memilih secara aman, tanpa ada intimidasi pada Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang.

“Mari menyambut gembira pesta demokrasi yang akan segera berlangsung.  Beda pilihan itu biasa, tapi terpenting bagaimana menjaga agar Pemilu berjalan damai dan aman,”ucapnya.

Adapun titik aksi deklarasi yang digelar oleh Yayasan Janur adalah, Panton Labu, Alue Ie puteh, Sampoiniet, Syamtalira Bayu, Punteuet, Cunda, Kota Lhokseumawe, Batuphat, Pandrah, Jeunieb,  Simpang Mamplam, Samalanga, Krueng Geukuh, Krueng Mane serta Matang Geulumpang Dua. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *