Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang baru, Letnan Jenderal Doni Monardo

LayarBerita, Jakarta  – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang baru, Letnan Jenderal Doni Monardo, mengatakan bahwa Mitigasi bencana menjadi target kerja.  Selain itu dikatakan, kalau Mitigasi tidak hanya menjadi tugas BNPB semata tetapi tangung jawab semua pihak.

“Target ke depan adalah mitigasi bencana, seperti menanam pohon untuk mencegah bencana. Belajar dari pengalaman tsunami Selat Sunda, ada desa di Pandeglang yang selamat dari tsunami karena adanya pohon,” ujar Doni Monardo dalam acara serah terima jabatan, Rabu (9/1/2019) di Graha BNPB, Jakarta.

Dalam mensosialisasikan temuan tentang kebencanaan kepada masyarakat di desa atau daerah, menurut Doni juga harus melibatkan pemuka agama. Serta berpesan dalam mengembang tugas sebagai Kepala BNPB yang baru, harus ada sinergi antara staf dan pejabat.

”Jangan anggap saya sebagai tentara, anggap saya sebagai penggiat lingkungan dan prajurit kemanusiaan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu (9/1/2019), Doni yang pernah memiliki pengalaman kebencanaan di tsunami Aceh (2004) dan erupsi Merapi (2010) memuji kepemimpinan kepala BNPB sebelumnya, Willem Rampangilei.  Dimana telah sukses mengatasi bencana asap selama perhelatan ASIAN Games 2018, serta relasi yang luas baik nasional dan internasional, khususnya di PBB.

Di pihak lain, Willem Rampangilei menyampaikan pengalamannya bahwa dirinya sudah mengenal lama Doni Monardo sebagai sosok TNI yang rendah hati, gagah dan pencinta lingkungan.

“Ini barang langka, TNI yang sangat mencintai lingkungan dan alam,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Dody Ruswandi mengatakan capaian kinerja BNPB meningkat dari B menjadi BB pada masa kepimpinan Willem Rampangilei selama masajabatan.

“Ini juga menjadi modal untuk Kepala BNPB meningkatkan capaian kinerja BNPB menjadi A,” terangnya. [bnpb].

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar Anda !
Masukkan Nama Anda