Prajurit TNI mengamankan seratusan rokok ilegal dan tiga tersangka.

LayarBerita, Lhokseumawe –  Prajurit TNI gabungan tim intel Korem 011/LW dan Pos Marinir Rancung Lhokseumawe, berhasil menangkap sebanyak 136 kardus rokok ilegal asal Singapura, Selasa (4/12/2018) dinihari.  Bahkan petugas juga berhasil mengamankan 3 orang pelaku, di Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Menurut Komandan Korem 011/LW, Kolonel Kolonel Inf Purmanto melalui  Dantim Intel Korem 011/Lilawangsa Kapten Inf Abdul Majid, penangkapan berawal dari informasi masyarakat, terkait adanya masuk barang berupa rokok Ilegal merek Luffman dari Singapura yang akan dibawa menuju Provinsi Aceh. Informasinya rokok tersebut akan diedar ke Kecamatan Geurugok, Kabupaten Bireuen dengan menggunakan mobil pick up.

Mendapat laporan ini, anggota Tim Intel Korem 011/Lilawangsa bersama anggota Pos Marinir Lanal Lhokseumawe langsung menuju lokasi yang dituju untuk mengecek kebenaran info tersebut. Petugas melakukan pengintaian rumah yang diduga tempat penampungan rokok Ilegal tersebut.

Setelah melakukan pengintaian, sekira pukul 19.20 WIB, anggota Tim Intel bersama Marinir melakukan penggrebekan dan mengamankan 136 Kardus rokok illegal merek Luffman yang tidak memiliki izin pita cukai.  Selain itu juga ditangkap 3 tersangka penyelundupan di Rumah MZ di Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Adapun barang bukti yang diamankan, 136 Kardus rokok illegal merek Luffman, 3 unit Handphone dan 3 lembar KTP milik pelaku, serta 3 pelaku diantaranya Berisinial MZL (26) pemilik rumah asal Desa Mon Jambe, Kecamatan Gandra Pura, Kabupaten Bireuen, MZR (40) Supir asal Desa Cot Tufah, Kecamatan Gandra Pura, Kabupaten Bireuen, dan ABD (24) Desa Mon Jambe, Kecamatan Gandra Pura, Kabupaten Bireuen.

Dari pengakuan 3 tersangka, bahwa selundupan barang rokok ilegal merek Luffman adalah milik MKS alias Kuli asal Men Jambe, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen yang saat ini berada di Idi, Kabupaten Aceh Timur.

“Rokok ilegal itu masuk melalui perairan Lhokseumawe, tanggal 30 November 2018 sebanyak 400 kardus.  Lalu disimpan di rumah sewa pelaku, di Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Sudah banyak yang berhasil diedarkan, 136 kardus yang ditangkap merupakan sisa dari total barang selundupan,”pungkas Dantim Intel, Kapten Inf Abdul Majid. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here