Ilustrasi parkir

LayarBerita, Lhokseumawe –  Masyarakat menyesalkan sikap panitia kegiatan Pagelaran Aceh Internasional Rapa’I Festival (ACIRAF) 2018 yang berlangsung di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Senin (5/11/2018) malam.  Pasalnya tidak dapat berkoordinasi dengan para warga yang menjaga kendaraan bermotor (parkir) yang mematok tarif sangat tinggi.

Sehingga banyak warga yang sudah datang ke lokasi, harus membatalkan menyaksikan pagelaran yang digembar gemborkan dihadiri oleh peserta dari luar negeri.  Hal ini tidak lain, karena tarif parkir yang dikutip melebihi tarif yang ditetapkan pada lokasi pusat perbelanjaan modern.

“Saya awalnya mau nonton acara pembukaan rapa’I tersebut.  Namun setelah diminta uang parkir Rp10 ribu untuk sepeda motornya, niat itu langsung Saya batalkan,”ungkap Dedi warga Lhokseumawe.

Hal senada juga diakui oleh Riky, dirinya memang tidak kembali dan tetap masuk untuk menyaksikan festival tersebut. Tetapi sebelumnya dirinya harus bersitegang dengan para pemuda yang menjadi penjaga parkir.  Intinya warga ini memprotes tarif parkir yang dinilainya sangat mahal.

Tentu ini bukan kali pertama tarif parkir setiap acara di Lhokseumawe sangat tinggi.  Kondisi ini tentu akan berdampak pada minimnya warga untuk mendapatkan hiburan.  Termasuk membuat minimnya penonton untuk menghadiri setiap even yang di gelar di Kota Lhokseumawe.

“Seharusnya pemerintah melalui instansi terkait dapat menertibkan kondisi ini.  Ini sangat memberatkan warga yang ingin menghadiri setiap acara.  Apalagi soal keamanan tentunya tidak terjamin, jika hanya dikelola oleh masyarakat tanpa pengawasan dari pemerintah,” terang Halim yang kebetulan ikut merasa keberatan atas tarif parkir yang diberlakukan di lokasi Stadion Tunas Bangsa.

Seharusnya, lanjut warga ini, ajang ini dapat menjadi hiburan bagi masyarakat.  Tentunya selain untuk melestarikan adat dan budaya masyarakat di bidang seni.  Kalau tidak ada pembenahan, kasihan even berlabel internasional ini menjadi rasa kampung.

“Coba kita lihat di daerah lain setiap ada even besar, pemerintah dan warganya sangat pro aktif memberikan pelayanan yang baik kepada penonton. Bukan hanya untuk parker, malah hingga tempat makan dan minum diberikan pemahaman agar tidak menaikkan harga kepada pengunjung kegiatan,”terangnya dengan nada merendah. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here