Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ir. Zulkifli SP, saat memberikan sambutan pada malam penutupan Festival Parade Seni Budaya Bireuen, di Pendopo Bupati, Senin (5/11/2018) malam. (Foto: Akiel/LayarBerita.com)

LayarBerita, Bireuen – Festival Parade Seni Budaya Bireuen yang berlangsung dari tanggal 3-5 November 2018, berakhir. Kegiatan itu secara resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ir. Zulkifli SP, Senin (5/11/2018) malam.

Malam penutupan yang berlansung di halaman pendopo bupati, diawali atraksi heroik tari ‘Ratoh Jaroe’ oleh anak-anak sanggar ‘Meulioge Bireuen’ di bawah asuhan istri Bupati Bireuen, Hj. Fauziah Daud.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DKA Bireuen, peserta dan semua pihak yang telah ikut serta menyukseskan kegiatan Festival Prade Seni Budaya Bireuen.

Ia berharap kegiatan seni budaya bisa terus digalakkan sebagai upaya untuk memajukan dan mempromosikan seni budaya Bireuen, khususnya dan Aceh umumnya kepada semua orang, baik dalam negeri maupun dunia intersional.

“Pemerintah Kabupaten Bireuen sangat bangga atas prestasi yang telah ditorehkan oleh DKA Bireuen selama dipimpin H. Mukhlis, yang telah mampu mengharumkan nama Kabupaten Bireuen diberbagai even seni budaya, ungkap Sekda.

Smeentara Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen, H. Mukhlis, A.Md dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan peserta yang telah ikut berpartisipasi, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam menyuskseskan Festival Parade Seni Budaya Bireuen.

“Alhamdulillah dengan izin Allah, SWT dan atas kerjasama semua pihak acara Festival Parade Seni Budaya Bireuen sukses terlaksana dengan baik,” tutur H. Mukhlis.

Ditambahkan Mukhlis, selain kegiatan Festival Parade Seni Budaya Bireuen yang berlangsung dari tanggal 3-5 November 2018, juga dilaksanakan  seminar khasanah seni budaya Bireuen, dengan narasumber Kabid Bahasa dan Seni Disbudpar Suburhan, SH., Fikar W. Eda dan M. Yusuf Bombang yang dikenal dengan Apa Kaoy.

Pada malam penutupan ini juga akan ada pengumuman dan penganugerahan kepada enam grup penyaji terbaik, serta pemberian tropy dan dana pembinaan, tambahnya.

DKA Bireuen Tuan Rumha HUT TMII

Untuk diketahui, lanjut Mukhlis, pada akhir Desember 2018mendatang, DKA Bireuen akan mengirimkan kontingen budaya untuk mengikuti Festival Parade Seni Budaya Nusantara di Semarang, Jawa Tengah, dan pada April 2019, DKA Bireuen mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah dalam rangka ulang tahun Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. (akiel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here