Ilustrasi Komisi Disiplin

LayarBerita, Jakarta – Komite Disiplin PSSI telah melakukan sidang Hasil sidang terkait pelanggaran yang selama ini terjadi.  Berikut hasil sidang Komite Disiplin, 2 November 2018 yang dilansir pssi.org :

 1. PSIS Semarang

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan: PS TIRA vs PSIS Semarang

– Tanggal kejadian: 17 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Suporter meniupkan pluit

– Hukuman: Teguran Keras

 

  1. Sriwijaya FC

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan: Sriwijaya FC vs PSMS Medan

– Tanggal kejadian: 18 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 80.000.000

 

  1. Pemain Perseru, Silvio Escobar

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan : PS Barito Putera vs Perseru

– Tanggal kejadian: 19 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Menolak untuk keluar lapangan

– Hukuman: Teguran Keras

 

  1. Pemain Borneo FC, Abdul Rahman

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan : Borneo FC vs PSM Makassar

– Tanggal kejadian: 19 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Membenturkan badan dengan keras terhadap lawan

– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan

 

  1. Pemain Borneo FC, Renan Da Silva

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan : Borneo FC vs PSM Makassar

– Tanggal kejadian: 19 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Mendorongkan badan terhadap pemain PSM Makassar

– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan

 

  1. Pemain Persib Bandung, Oh Inkyun

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan : PSM Makassar vs Persib Bandung

– Tanggal kejadian: 24 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Berkata tidak patut terhadap wasit

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 75.000.000

 

  1. Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan : PSM Makassar vs Persib Bandung

– Tanggal kejadian: 24 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Masuk kedalam lapangan serta protes berlebihan terhadap wasit

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

 

  1. Pemain PSM Makassar, Rizki Pellu

– Nama kompetisi: Liga 1 2018

– Pertandingan : PSM Makassar vs Persib Bandung

– Tanggal kejadian: 24 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Menjegal keras pemain lawan sehingga menyebabkan patah tulang

– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan

 

  1. Persib Bandung U19

– Nama kompetisi: Liga U19 2018

– Pertandingan : Persib Bandung U19 vs PS Barito Putera U19

– Tanggal kejadian: 18 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 15.000.000

 

  1. Pelatih PS Barito Putera U19, Andri Ramawi Putra

– Nama kompetisi: Liga U19 2018

– Pertandingan : Persib Bandung U19 vs PS Barito Putera U19

– Tanggal kejadian: 18 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Memprovokasi ofisial Persib Bandung

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

 

  1. Pemain PS Barito Putera U19, Wahyu Surya Pratama

– Nama kompetisi: Liga U19 2018

– Pertandingan : Persib Bandung U19 vs PS Barito Putera U19

– Tanggal kejadian: 18 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Memukul lawan

– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan

 

  1. Ofisial PS Barito Putera U19

– Nama kompetisi: Liga U19 2018

– Pertandingan : PS Barito Putera U19 vs Madura United U19

– Tanggal kejadian: 18 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Melakukan perbuatan tidak sopan ke wasit

– Hukuman: Sanksi larangan memasuki ruang ganti dan duduk di bench sebanyak 2 (dua) pertandingan

 

  1. Bontang City FC

– Nama kompetisi: Liga 3 2018

– Pertandingan : PS PU Bontang vs Bontang City FC

– Tanggal kejadian: 3 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Memainkan pemain yang tidak sah

– Hukuman: Kalah 4-0 dan pengurangan nilai 1

 

  1. Bontang City FC

– Nama kompetisi: Liga 3 2018

– Pertandingan : Bontang City FC vs PS PU Bontang

– Tanggal kejadian: 10 Oktober 2018

– Jenis pelanggaran: Memainkan pemain yang tidak sah

– Hukuman: Kalah 3-4 dan pengurangan nilai 1

Sanksi yang diputuskan oleh Komite Disiplin diberikan bervariasi, mulai dari peringatan keras, denda hingga larangan bermain. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here