Alat berat yang diamankan tim gabungan dari lokasi galian C ilegal di Desa Lancok, Kecamatan Samalanga, Bireuen, Senin (5/11/2018). (Ist)

LayarBerita, Bireuen – Tim gabungan Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Aceh bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen, mengamankan seorang yang diduga penambang Galian C ilegal di kawasan Lancok, Kecamatan Samalanga, Bireuen, Provinsi Aceh, Senin (5/11/2018).

Bersama terduga N (40), yang merupakan warga setempat, petugas  juga mengamnakan satu unit excavator warna oranye merek Hitachi dengan nomor X200 strip 1.

Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Eko Rendi Oktama, SH yang dikonformasi menyebutkan, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas penambangan galian C ilegal, beruapa galian jenis bebatuan dan pasir di desa mereka.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya bersama Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu Polda Aceh langsung melakukan penyelidikan di lokasi sebagaimana dilaporkan. Dan pihaknya mendapatkan terduga N sedang melakukan aktivitas penggalian dengan menggunakan alat berat, terangnya.

Selanjutnya terduga bersama satu unit alat berat jenis excavator warna oranye merek Hitachi dengan nomor X200 strip 1,  diamankan ke Mapolres Bireuen guna proses lebih lanjut, tambah Iptu Eko Randi Oktama.

“N diamankan untuk dimintai keterangan terkait aktivitas penambangan galian C ilegal di Desa Lancok, Kecamatan Samalanga,” Bireuen, sebutnya.

Bila terbukti, maka N akan dikenakan pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar, pungkas Iptu Eko Rendi Oktama. (akiel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here