Polres Lhokseumawe berhasil menangkap pelaku perdagangan orang. (layarberita/andi)

LayarBerita, Lhokseumawe – Tim Resmob Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan manusia (Human Traficking) sindikat Aceh – Malaysia.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian, dalam konferensi pers Jum’at, (7/9/2018) di Mapolres setempat mengatakan, perdagangan manusia ini dilakukan oleh tersangka bernama Fauziah alias Rena (30).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah seorang korban kepada pihak kepolisian, 3 September 2018, terkiat korban merupakan korban perdagangan manusia di Malaysia.

Menurut korban, peristiwa tersebut terjadi sekitar 10 bulan yang lalu pada November 2017. Tersangka membujuk dan merayu korban untuk bekerja di Malaysia dengan iming-iming akan ditempatkan salah satu cafe atau SBU dengan gaji sekitar 1000 – 2500 Ringgit Malaysia.

“Alih-alih kerja di cafe atau SBU, sampai di Malaysia mereka malah dijadikan sebagai Pekerja Sek Komorsial (PSK) oleh pelaku,” terang Iptu Riski Adrian.

Lanjutnya, selama korban berada di Malaysia, 5 bulan kerja terpaksa bekerja sebagai PSK dan 5 bulan menjadi gelandangan setelah berhasil kabur dari pelaku. Saat itulah korban akhirnya bertemu dengan seorang warga Indonesia asal Aceh. Korban sempat viral lewat video yang direkam oleh salah satu warga Indonesia disana, lalu dibawa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk dipulangkan ke Aceh.

“Kondisi korban saat ini masih syok dan sangat tertekan, waktu kita melakukan pemeriksaan korban sempat pingsan beberapa kali,”ujar Iptu Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa fotocopy kartu keluarga, fotocopy KTP dan Paspor Deportasi milik para korban.  Terkait kasus ini, pihak penyidik terus melakukan pengembangan untuk mengejar terhadap pelaku lain yang merupakan sindikat perdagangan manusia antar Negara. [mag/red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here