Dua pria mantan debt collektor ditangkap polisi karena merampas sepmor korban dan melakukan penggelapan dengan cara menggadaikan kepada pihak lain. (layarberita.com)

LayarBerita, Lhokseumawe – Tim Resmob Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lhokseumawe berhasil menangkap dua debt collector tersangka tindak pidana penggelepan sepeda motor di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik melalu Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian dalam konferensi pers yang digelar Senin (3/9/2018) di Mapolres setempat mengatakan, kedua tersangka Zul alias Zru (39 tahun), dan S alias Heri (38 tahun), ditangkap petugas di rumahnya di Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, pada 29 Agustus 2018 lalu.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan salah seorang korban kepada pihaknya pada tanggal 18 Agustus 2018 lalu. Saat itu, kedua tersangka mendatangi korban dan menarik paksa sepeda motor milik korban. Kepada korban, kedua tersangka mengaku  dari pihak debt collector perusahaan PT. Leasing A Adira Kota Lhokseumawe.

Dari penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan pihaknya, kedua tersangka telah sudah diberhentikan sebagai debt collector sejak 8 bulan lalu.

Berbekal dokumen daftar nama-nama penunggak kredit yang dimilikinya, kedua tersangka telah beberapa kali melakukan penarikan terhadap unit sepeda motor yang menunggak kredit.

Sepeda motor yang ditarik diserahkan ke perusahaan leasing, tetapi digadaikan dan dijual oleh kedua tersangka. Modus perampasan yang dilakukan kedua tersangka tidak hanya di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, tetapi juga di wilayah hukum Polres Bireuen dan Aceh Utara.

Dan dalam waktu dekat, pihak penyidik dari Polres Bireuen akan mendatangi Polres Lhokseumawe untuk melakukan pemeriksaan kedua tersangka terkait tindak pidana penggelapan sepeda motor di wilayah hukum Polres Bireuen.

Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti 8 unit sepeda motor telah diamankan petugas di Mapolres Lhokseumawe, guna penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam hukuman 4 tahun penjara.

Iptu Riski Adrian juga mengimbau kepada masyarakat yang sepeda motornya dirampas oleh kedua tersangka, dapat mendatangi Polres Lhokseumawe untuk mengambilnya, dengan menunjukkan bukti kepemilikan sepeda motor yang sah. (mag-1)

Berikut sepeda motor yang dirampas oleh kedua tersangka:

– 1 (satu) unit Sepmor Yamaha Vixion warna hitam. Nomor mesin: 3C1-564865

-1 (satu) unit Sepmor Honda Vario 150 warna hitam. Nomor mesin: KF11E2064412

-1 (satu) unit Sepmor Honda Vario 125 warna merah. Nomor mesin: JFJ1E-1020713

– 1 (satu) unit Sepmor Honda Supra X 125 warna hitam. Nomor mesin: JB91E-3633244

-1(satu) unit Sepmor Honda Vario 125 warna Putih. Nomor mesin: JFB1E1292387

– 1 (satu) unit Sepmor Suzuki Satria F warna hitam. Nomor mesin: G420-1D265469

-1(satu) unit Sepmor Honda Beat warna putih. Nomor mesin: JFz1E-2341715

-1 (satu) unit Sepmor Yamaha Mio Soul warna Hitam. Nomor mesin: 14D-636763

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here