BAGIKAN

Pelaku Selingkuhan Istri Korban

LayarBerita, Lhokseumawe – Dalam wakru 12 jam, Tim Resmob Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku pembunuhan terhadap M. Amin (73 tahun), warga Dusun Alue Ie Mudek, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Jumat (27/7/2018).

Pelaku pembunuhan merupakan selingkuhan istri korban, dan diduga telah direncanakan dengan motif cinta segitiga.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasatreskrim AKP Budi Nasuha Waruwu dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat (27/7/2018) siang, mengatakan, tersangka pembunuhan itu berinisial RS (41), warga Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, dan Mar (31), warga Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yang merupakan istri korban.

Dijelaskan AKP Budi, setelah mendapat laporan adanya pembunuhan, pihaknya mendatangi lokasi dan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk istri korban.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap Mar (istri korban), terungkap pembunuhan terhadap M. Amin terjadi saat korban pulang dari kebun menuju rumahnya, untuk shalat dan berencana berobat, Kamis (26/7/2018) kemarin, sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat kejadian, Mar, istri korban bersama bibinya tetap berada di kebun.

Sekitar pukul 15.30 WIB, Mar bersama bibinya pulang ke rumahnya. Dalam perjalanan pulang, mereka menemukan M. Amin tergeletak bersimbah darah yang masih di area perkebunan.

“Menurut keterangan istrinya, saat itu korban masih hidup dan menghembuskan nafas terakhir di hadapan istrinya. Lalu, istri korban menghubungi warga, sehingga warga setempat beramai-ramai ke TKP,” kata Budi.

Selama pemeriksaan, petugas menemukan kejanggalan pada tingkah laku istri korban. Hal itu mendorong petugas untuk menggali lebih dalam keterangan dari istri korban.

“Keterangan Mar kita coba sinkronkan dengan keterangan-keterangan lainnya, sehingga menguatkan dugaan bahwa pelakunya adalah selingkuhan istri korban, yaitu R. Kemudian petugas bergerak melacak keberadaan RS,” ujar Budi.

Setelah dilakukan penelusuran, petugas mengetahui keberadaan R, yakni di kawasan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

Namun saat ditangkap R melakukan perlawanan dan mencoba merebut senjata api (Senpi) milik petugas. Sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki tersangka untuk  dilumpuhkan.

Dari hasil interogasi terhadap R terungkap bahwa pelaku pembuhan terhadap M. Amin adalah dirinya, yakni dengan cara memukul korban dengan kayu ke arah kepala bagian belakang sebanyak dua kali, dan ke arah kepala bagian depan sebanyak satu kali, saat korban dalam perjalanan pulang dari kebun ke rumahnya.

“R mengaku dia merupakan selingkuhan istri korban dan sudah menjalin hubungan selama 3 tahun. Oleh kareba itu dia menghabisi nyawa korban agar dirinya bisa menikah dengan istri korban. Dan pembunuhan itu telah direncakannya bersama dengan Mar,” ujar Budi.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan dengan Pasal 340 Subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman 5 tahun penjara.

Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti 2 unit HP, baju dan sepeda motor milik korban, serta kayu yang digunakan untuk mengeksekusi korban telah diamankan di Mapolres untuk pengembangan lebih lanjut. (BIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here