BAGIKAN
ilustrasi (net)

LayarBerita, Aceh – Setelah ditetapkannya 4 orang tersangka oleh penyidik KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi suap kepada Gubernur Aceh terkait dengan pengalokasian dan penyaluran dana otonomi khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.  KPK telah melakukan penahanan serta pelakukan penggeledahan terhadap rumah pada tersangka.

Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap 4 orang, yang dinilai terkait proses penyidikan yang sedang berlangsung.

“Selain itu, mengacu pada Pasal 12 UU KPK, dilakukan pencegahan ke luar negeri terhadap 4 orang selama 6 bulan.  Yakni terhitung Jumat (6/7/2018),  yaitu, Nizarli, Rizal Aswandi, Fenny Steffy Burase dan Teuku Fadhilatul Amri. Pihak-pihak ini perlu dicegah ke Luar Negeri, agar saat dibutuhkan keterangannya, dapat dilakukan pemeriksaan,”ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah.

Sejauh ini, proses hukum terhadap tersangka masih terus berjalan. KPK menyampaikan terimakasih kepada masyarakat setempat yang turut membantu kelancaran penyidikan ini.

“Perlu kita pahami bersama, apa yang dilakukan KPK saat ini adalah semata-mata proses penegakan hukum. Penyidikan dan penahanan dilakukan dengan dasar kekuatan bukti,”tutup Febri. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here