Pasangan selingkuh ditangkap karena berzina serta merekam hubungan badan dan disebarkan. (layarberita/BIM)

LayarBerita, Lhokseumawe – Tim Resmob Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe, menangkap dua tersangka tindak pidana perzinahan, pembuatan dan penyeberan video porno. Keduanya merupakan pasangan selingkuh yang masing-masing telah mempunyai keluarga.

Kedua tersangka IS (32) dan F (28) ditangkap di sebuah rumah di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Senin (25/6/2018) malam, sekira pukul 20.00 Wib. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat merekam adegan porno yang dilakukan keduanya.

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe Kompol Imam Asfali SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu dan Kanit PPA Ipda Lilis Suryani, dalam konferensi pers yang di gelar di Mapolres setempat, Selasa (26/6/2018) mengatakan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari A (29), yang merupakan suami resmi dari tersangka F.

Dijelaskan Wakapolres Kompol Imam Asfali, berdasarkan keterangan A sebagai pelapor, pada tanggal 13 Juni 2018 sekira 05.22 Wib, dirinya dihubungi oleh tersangka IS melalui Whatsapps. Pelaku menyebutkan bahwa istrinya F telah berhubungan badan dengan orang lain, yang disertai foto vulgar dan video porno yang diduga diperankan oleh F.

Merasa malu dan dirugikan, A akhirnya membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Dari laporan tersebut, polisi akhirnya menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan.  Hingga kedua pelaku berhasil ditangkap bersama barang bukti.

“Dari keterangan kedua tersangka, masing-masing mereka telah berkeluarga dan memiliki pasangan sah,”sambung Imam Asfali.

Namun tanpa sepengetahuan pasangan sah masing-masing, keduanya menjalin hubungan gelap dan pernah melakukan hubungan suami istri, sebelum akhirnya mereka nikah siri. Alasan pelaku merekam video tersebut bertujuan untuk koleksi pribadi. Sedangkan motif dibalik pengiriman video bertujuan agar setelah A menyaksikannya, maka F segera diceraikannya.

Atas perbuatan tersebut kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 33 ayat 1, ayat 2 dari Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah dan UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 sebagaimana perubahan Pasal No.8 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti 1 (satu) unit HP Merk Advan, 1 (satu) lembar Surat Keterangan Nikah dab 1 (satu) lembar Handuk warna merah telah diamankan di Mapolres, tutup Wakapolres Kompol Imam Asfali SIK (BIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here