BAGIKAN
Wakil Ketua DPRK Langsa, T. Hidayat. (Ist)

LayarBerita, Langsa –  Guna menangkal pengaruh buruk dan misi terselubung dari berbagai pihak untuk melunturkan keislaman di Aceh.  Tentunya dibutuhkan semangat dan keseriusan dari pemerintah dan berbagai lapisan masyarakat untuk menangkal masuknya budaya yang merusak.  Serta menangkal bahaya kristenisasi di zaman serba teknologi saat ini.

“Peran orang tua, peran pendidikan di rumah dan sekolah harus terus ditingkatkan.  Terutama anak-anak dari usia dini harus diperkenalkan dunia islam, apalagi dizaman serba teknologi hari ini,  “jelas Wakil Ketua DPRK Langsa, T. Hidayat, menyikapi ceramah pada Subuh Akbar, bertajuk “Waspada keluarga Anda dalam Bahaya Misi Kristenisasi” di Mesjid Muwahidin, Kota Langsa,  Sabtu (26/5/2018).

Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan serta semangat dan keseriusan berbagai lapisan masyarakat dan pemerintah, untuk menangkal bahaya Kristenisasi di zaman serba teknologi saat ini.

DPRK Langsa menurut T Hidayat juga berkeinginan terus menegakkan Islam dengan berbagai solusi, diantaranya meningkatkan jam belajar pendidikan agama bagi siswa dan perhatian khususnya bagi para ulama dalam hal penegakan syariat islam.

“Penegakkan agama Islam dengan cara memperbanyak jam  pendidikan agama di sekolah, ulama dan ustad juga harus menjadi suatu perhatian spesial. Agar lebih  konsentrasi dalam memberikan ajaran kepada anak-anak kita, “tambahnya.

Kepedulian untuk majunya generasi Islam selain tanggung jawab juga keharusan untuk diwujudkan. “Harus menjadi tanggung jawab kita dan harus direalisasikan “ tandasnya. (Iqbro)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here