BAGIKAN
Ilustrasi

LayarBerita, Lhokseumawe – Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan April 2018, umumnya menunjukkan adanya penurunan. Terutama pada item kelompok bahan makanan yang mengalami penurunan yang signifikan.

Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe dengan penghitungan tahun dasar 2012=100, pada bulan April 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,45 persen, atau terjadi penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 127,94 pada bulan Maret 2018 menjadi 127,37 pada bulan April 2018.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe, disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,75 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,46 persen serta kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,07 persen .

Sedangkan kelompok lain mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok transpor,komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,55 persen; kelompok sandang sebesar 0,47 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,09 persen serta kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen.

BPS Kota Lhokseumawe komoditas utama yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi selama bulan april 2018 adalah, beras, tongkol/ambu-ambu, cabai rawit, tomat sayur, cabai merah dan beberapa komoditas lainnya. Sedangkan beberapa komoditas yang menahan laju deflasi adalah, daging ayam ras, cumi-cumi, jeruk nipis/limau, bawang merah dan bensin beberapa komoditas lainnya.

Sementara itu, laju inflasi tahun kalender (Januari-April) 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah minus 0,90 persen, Kota Banda Aceh minus 0,72 persen, Meulaboh minus 0,71 persen, dan nasional 1,09 persen. Sedangkan inflasi “year on year” (April 2018 terhadap April 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,66 persen, Kota Banda Aceh 3,89 persen, Meulaboh 2,82 persen, dan nasional 3,41 persen. [rel]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here