BAGIKAN
Wakapolri Komjen Syafruddin.

LayarBerita, Jakarta – Kepolisian diminta untuk melakukan operasi pemberantasan minuman keras oplosan di masing-masing wilayah tugasnya. Jika tidak serius menangani hal ini, maka Kapolres dan Kapolda akan dicopot dari jabatannya. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Syafruddin.

“Apa boleh buat, tapi kalau tidak serius ada laporan tidak serius ya kita ganti,” ucap Komjen Syafruddin di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Komjen Syafruddin telah mengultimatum jajarannya untuk memberantas peredaran minuman keras oplosan sebelum Ramadhan yang akan jatuh pada pertengahan Mei mendatang. Untuk itu, bila jajarannya tidak serius, dipastikan akan dicopot atau diganti.

Waka Polri mengaku tidak main main dengan ancaman tersebut. PIhaknya telah membuktikan saat mencopot Kapolres Banggai Sulawesi Tengah dan Kapolda Sulawesi Tengah. Keduanya dicopot karena insiden pembubaran pengajian dalam eksekusi lahan di Banggai.

“Kalau saya ngomong terbukti seperti kejadian Sulawesi Tengah, saya bilang kapolresnya saya copot, kapoldanya ganti, kan jadi kenyataan,” ujar Komjen Syafruddin.

Begitu juga halnya, sambung Syafruddin, bagi kepala pimpinan wilayah Kapolres, Kapolsek, kalau tidak serius akan dilakukan investigasi. Dari sana nanti diketahui bahwa ini serius, atau tidak, sebut Komjen Syafruddin.

Di samping instruksi tersebut, Mabes Polri juga menurunkan tim untuk menunjukkan keseriusan Polri dalam melakukan pemberantasan miras oplosan. Sejauh ini, di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat, sekitar 89 orang menjadi korban.

Kedua Polda tersebut, kata Komjen Syafruddin, sudah gencar melakukan pemberantasan miras melalui razia dan operasi. Komjen Syafruddin pun meminta Polda lainnya untuk juga melakukan pemberantasan miras.

“Yang lain saya minta dia serius, karena saya yakin itu di tempat lain ada banyak. Saya lihat di Jabar itu samapi polsek-polsek, operasi besar-besaran. Saya apresiasi kepada Kapolda Jabar dan Kapolda Metro, itu jadikan proyek, jadikan contoh,” kata Komjen Syafruddin. [tribrata]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here