BAGIKAN
Ilustrasi

LayarBerita, Lhokseumawe –  Setelah melewati proses penyidikan sekitar 10 bulan, akhirnya penyidik Polres Lhokseumawe menetapkan Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Lhokseumawe, Rz ditetapkan sebagai tersangka.  Sebelumnya penyidik juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni DH (PPTK) dan IM (PPK) pada dinas yang sama.

Menurut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu, penetapan dilakukan Selasa (3/4/2018). Sebelumnya tersangka diperiksa sebagai saksi atas dua tersangka lainnya dalam kasus pengadaan bantuan ternak senilai Rp14,5 miliar lebih dari APBK Lhokseumawe tahun 2014.

Dengan ditetapkannya Rz sebagai tersangka, kini jumlah tersangka yang tersandung kasus dugaan korupsi bantuan ternak menjadi 3 orang.  Sementara pemeriksaan Rz sebagai tersangka akan dilakukan pada Jumat (6/4/2018) mendatang.

“Hari ini kita telah menetapkan Kepala DKPP Lhokseumawe menjadi tersangka dugaan korupsi bantuan ternak.  Penetapan tersangka terkait bantuan ternak yang bersumber dari dana APBK Lhokseumawe tahun 2014.  Hasil audit BPKP, terdapat kerugian negara sebesar Rp8.178.750.000,-,”terang Budi.

Pentapan tersangka ini berdasarkan  pemeriksaan saksi, petunjuk dan keterangan ahli, hasil audit BPKP, keterangan tersangka PPK dan PPTK, dan lainnya. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here