Ilustrasi

LayarBerita, Lhokseumawe –  Tiga kota di Provinsi Aceh mengalami deflasi pada bulan Februari 2018, yakni Kota Lhokseumawe Deflasi 0,53 persen, Kota Banda Aceh dan Meulaboh mengalami deflasi sebesar 0,21 persen dan 0,25 persen. Tetapi secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,17 persen.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Februari 2018, umumnya menunjukkan adanya penurunan terutama pada item kelompok bahan makanan yang mengalami penurunan yang signifikan.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Lhokseumawe dengan penghitungan tahun dasar 2012 =100, pada bulan Februari 2018 Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,53 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,63 pada bulan Januari 2018 menjadi 128,26 pada bulan Februari 2018.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,70 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,65 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,10 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,04 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok sandang sebesar 0,22 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,16 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,09 persen.

Komoditas utama yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi selama bulan Februari 2018 adalah, kacang panjang, cabai merah, angkutan udara, daging ayam ras, dencis, dan beberapa komoditas lainnya.

Sedangkan beberapa komoditas yang menahan laju deflasi adalah: bandeng, cumi-cumi, air kemasan, rokok kretek filter, asam, dan beberapa komoditas lainnya.

Laju Inflasi tahun kalender (Januari-Februari) 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah minus 0,21 persen, Kota Banda Aceh minus 0,54 persen, Meulaboh minus 0,39 persen, dan Nasional 0,79 persen.

Sedangkan Inflasi “year on year” (Februari 2018 terhadap Februari 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 3,21 persen, Kota Banda Aceh 3,81 persen, Meulaboh 2,55 persen, dan Nasional 3,18 persen. [rel]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here