BAGIKAN
Mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) EK-Lhokseumawe, melepas balon "Kartu Merah" ke udara sebagai adiah untuk Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe agar lebih transparan terkait infromasi anggaran, Kamsi (1/3/2018). (Foto: LayarBerita.com/BIM)

LayarBerita, Lhokseumawe – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) EK-Lhokseumawe, melepaskan balon ‘Kartu Merah’, sebagai hadiah yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Kamis (1/3/2018) siang.

Balon ‘Kartu Merah’ yang dilepaskan di depan Posko Solidaritas, sebagai bentuk kritikan terhadap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhoksemawe, sebut Koordinator aksi Nazaruddin.

“Balon Kartu Merah ini sebagai hadiah dan bentuk kritikan keras kita terhadap Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe, untuk terus bekerja maksimal meningkatkan perekonomian rakyat,” ujarnya.

Dijelaskannya, Posko Solidaritas di kawasan Taman Riyadhah, Lhokseumawe, sudah didirikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam LMND sejak Selasa (27/2/2018). Posko tersebut sebagai bentuk protes terhadap Pemkab Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe untuk lebih bersikap transparan terkait informasi anggaran sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Untuk diketahui, ada beberapa petisi yang disampaikan mereka sebagai bentuk keprihatinan terhadap Pemkab Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, diantaranya pencairan segera dana aparatur desa untuk 852 desa di Kabupaten Aceh Utara; pengelolaan Sumber Daya Aalam (SDA) di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe secara maksimal untuk kemakmuran rakyat; serta menjalankan pemerintahan yang baik, bersih dan bebas KKN. (BIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here