BAGIKAN
Ilustrasi

LayarBerita, Lhokseumawe – Berdasarkan pemantauan BPS Kota Lhokseumawe, perkembangan harga berbagai komoditas pada Januari 2018, umumnya menunjukkan kenaikan. Terutama pada item kelompok sandang yang terlihat mengalami kenaikan yang signifikan.

Melalui penghitungan tahun dasar 2012 =100, pada Januari 2018 Kota Lhokseumawe mengalami Inflasi sebesar 0,32 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,82 pada Desember 2017 menjadi 131,63 pada Januari 2018.

Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok sandang sebesar 1,10 persen, kelompok bahan makanan sebesar 0,48 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,28 persen,  kelompok kesehatan sebesar 0,19 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen.

Sedangkan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami penurunan indeks yang tidak signifikan.  Sementara kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga tidak mengalami perubahan indeks.

Komoditas utama yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya Inflasi selama Januari 2018 adalah, bawang merah, beras, daging ayam ras, jeruk, cabai rawit, dan beberapa komoditas lainnya.

Sedangkan beberapa komoditas yang menahan laju inflasi adalah, jeruk nipis/limau, udang basah, kembung/gembung, kacang panjang, cabai merah, dan beberapa komoditas lainnya.

Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,32 persen, Kota Banda Aceh – 0,33 persen, Meulaboh -0,14 persen, dan Nasional 0,97 persen. Sedangkan Inflasi “year on year” (Januari 2018 terhadap Januari 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,94 persen, Kota Banda Aceh 4,22 persen, Meulaboh 3,23 persen, dan Nasional 3,49 persen.[rel]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here