Anggota Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara bersama masyarakat setempat memantau perkembangan banjir, Rabu (3/1/2018). (Ist)

LayarBerita, Aceh Utara – Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara menyiagakan ratusan Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) nya. Mereka disiagakan terkait banjir yang kembali melanda beberapa kecamatan di Aceh Utara sejak Rabu (3/1/2018) pagi.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto mengatakan, para Babinsa disiagakan di setiap Koramil untuk terus memantau perkembangan banjir dan melaporkan setiap perkembangannya, serta berkordinasi dengan pihak terkait untuj mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin terjadi.

“Banjir sewaktu waktu dapat terjadi dan meluas. Oleh karena itu kita harus siap dan tanggap untuk menghadapinya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatan Letkol Kav Fadjar, sejak pukul 08.00 WIB tadi, air mulai menggenangi beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara akibat curah hujan yang tinggi. Namun sampai saat ini belum ada masyarakat yang mengungsi.

Anggota Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara bersama masyarakat setempat memantau perkembangan banjir, Rabu (3/1/2018). (Ist)

“Saya sudah perintahkan para Danramil agar seluruh Babinsa untuk selalu memonitor setiap perkembangan di lapangan, dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Informasi dihimpun LayarBerita.com, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari terakhir hingga kemarin malam, menyebabkan sungai Krueng Keureuto.

Dampak luapan sungai Krueng Keureuto yang terjadi sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi, ada beberapa desa yang tergenang air dengan ketinggian 80 hingga 100 cm, diantaranya Desa Lawang, Siren, Tanjung Haji Muda, Meunye Pirak, Pante Pirak, Leubok Pirak, Ceubrek Pirak, Alue Thoe, Hagu, Meuria, Alue Euntok, Tumpok Bara, Tanjung Tgk Kari, Teungoh Seulemak, Mee, Baro Parang Sikureueng, Tanjung Tik Ali, Punti, Tanjung Babah Krueng dan Desa Blang di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

Masyarakat di desa tersebut sudah mulai memindahkan barang-barang dan hewan ternaknya ke tempat yang lebih tinggi. (BIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here