BAGIKAN
Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya didampingi Sekda Bukhari, A.Ks dan Asisten T. Muchtar berjabat tangan dengan Kepala BNNK Lhokseumawe AKBP Fachrurrozi usai tes urine untuk ASN di linkungan Pemko Lhokseumawe, Selasa (5/12/2017). (Ist)

LayarBerita, Lhokseumawe – Sebanyak 94 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dites urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe, di kantor Walikota, Selasa (5/12/2017). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendorong pegawai ASN yang bebas dari pengaruh narkoba.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe Bukhari, A.Ks mengatakan, total 94 ASN di lingkungan Setda Kota Lhokseumawe dites urine dari jumlah total pegawai 2.600 orang lebih, tidak termasuk guru.

“Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” sebutnya.

Dijelaskannya, pemeriksaan urine akan dilaksanakan secara berkesinambungan dan bersifat dadakan.

Tujuannya, agar tidak ada ASN di lingkungan Pemko Lhokseumawe yang terlibat Narkoba, sehingga perilakunya lebih normal dan dapat bekerja dengan baik.

“Ke depan, kita akan mengalokasikan anggaran untuk tes Narkoba secara berkesinambungan,” ujarnya.

Sementara Kepala BNNK Lhokseumawe AKBP Facrhurrozi mengatakan, tes urine di lingkungan Pemko Lhokseumawe seyogyanya dilaksanakan secara berkesinambungan, dan bersifat dadakan. Namun karena keterbatasan anggaran, tes urine baru bisa dilaksanakan sekali, yakni pada hari ini.

“Untuk biaya tes urine, perorangnya sebesar Rp100 ribu. Jadi karena keterbatasan anggaran, kita laksanakan untuk ASN yang bekerja di kantor Walikota Lhokseumawe. Sedangkan lainnya, kita menunggu alokasi anggaran yang disediakan oleh Pemko,” jelasnya.

Dari 94 orang yang dites, hasilnya semua negatif, tutup AKBP Fachrurrozi. (BIM)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here