BAGIKAN
Banjir merendam sejumlah kawasan di ibukota Kabupaten Aceh Utara, bahkan telah merendam jalan negara. (foto : PMI Aceh Utara)

LayarBerita, Lhoksukon –  Banjir di sejumlah kawasan di Kabupaten Aceh Utara tampaknya semakin meluas.  Seperti halnya di Ibukota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon.  Air jelang magrib kian bertambah dan kini telah merendam jalan negara di kawasan Kota Lhoksukon.

Informasi yang diterima layarberita.com, air mulai memasuki areal pemukiman jelang Minggu (3/12/2017) sore.  Tetapi jelang magrib, air terus naik dan bahkan telah merendam sejumlah rumah dan perkantoran di kawasan padat tersebut.  Malah kini air telah merendam jalan negara serta sejumlah toko di sekitar Lhoksukon.

Menurut A Yani salah seorang relawan PMI Aceh Utara, areal pemukiman sekitar Lhoksukon seperti Kampung Baru, air sudah mencapai sekitar 1 meter.  Sejumlah rumah telah terendam air dan juga perkantoran disekitarnya.  Masyarakat terlihat sudah mulai memindahkan sejumlah barang miliknya ke tempat yang aman.

“Warga sudah bersiap-siap mengungsi ke tempat yang aman.  Sementara barang atau harta milik mereka telah dipindahkan ke tempat yang aman.  Tetapi banyak juga yang tidak sempat memindahkan, karena air datang begitu tiba-tiba,”terangnya.

Hingga pukul 22.00 Wib, air terlihat masih saja terus naik.  Arus lalu lintas sekitar lokasi Kota Lhoksukon sedikit terganggu, sebab air telah mencapai selutut orang dewasa.

Informasi lainnya, banjir juga masih terjadi di sejumlah kecamatan lainnya, seperti Matangkuli dan sekitarnya.  Dampak dari banjir ini juga berpengaruh pada dunia pendidikan, sebab sejumlah sekolah juga terendam banjir.  Apalagi saat ini sedang dalam masa ujian semester, namun dipastikan proses belajar mengajar terhenti di sekolah yang berada dilokasi banjir. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here