BAGIKAN
Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara membuat seratusan desa terendam. (layarberita.com/Reza)

LayarBerita, Aceh Utara – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara selama sepekan ini, membuat sejumlah kawasan terendam banjir. Tidak tanggung, dari data sementara seratusan desa dari 16 kecamatan terendam banjir.  Bahkan ada warga dari beberapa desa harus mengungsi ke tempat yang aman.

Berdasarkan data BPBD Aceh Utara, dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Utara.  sekitar 16 kecamatan kini mulai dikepung banjir kiriman.  Namun sejauh ini belum ada korban jiwa akibat musibah yang melanda daerah bekas penghasil gas alam ini.

Personil polisi dari Polres Aceh Utara membantu evakuasi warga saat banjir. (foto : Polres Aceh Utara)

“Berdasarkan data sementara kita, sekitar 16 kecamatan sudah terendam banjir.  Ketinggian air sementara berbeda-beda, berkisar 50 centimeter hingga 1 meter lebih,”terang Munawar, kepala BPBD Aceh Utara kepada layarberita.com.

Sambungnya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya sejak beberapa hari lalu telah melakukan pemantauan di sejumlah kawasan yang rawan bencana.  Bahkan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, baik aparat keamanan maupun tim relawan lainnya.

“Sejumlah petugas serta peralatan telah kita turunkan sejak dua hari lalu.  Hingga saat ini petugas masih di lapangan untuk memantau kondisi masyarakat.  Tentunya kita berharap agar banjir tidak terus bertambah.  Agar kerugian masyarakat dapat diminimalisir,”terangnya.

Menurut Munawar, dampak dari banjir sudah merendam sejumlah rumah warga dan sejumlah perkantoran dan sekolah.  Selain itu juga merendam areal pertanian milik masyarakat.

Adapun data sementara kecamatan yang dilanda banjir adalah, Kecamatan Matangkuli, Seuneddon, Baktiya Barat, Samudera, Syamtalira Aron, Kuta Makmur, Lhoksukon, Langkahan, Sawang, Tanah Luas, Muara batu, Geuredong Pase, Tanah jambo Aye, Simpang Keramat, Pirak Timu dan Baktiya. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here