BAGIKAN
Ratusan desa dari 16 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dilanda banjir kiriman. Sejauh ini belum ada korban jiwa dalam musibah tersebut. (layarberita.com/Reza)

LayarBerita, Aceh Utara –  Tiga desa di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara diterjang banjir kiriman, Sabtu (2/12/2017) sekitar pukul 05.00 Wib.  Banjir begitu cepat memasuki pemukiman penduduk, dikarenakan tanggul pengaman sungai jebol di dua titik.  Kondisi ini tentu membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan keluarag serta harta bendanya.

Informasi yang diterima layarsatu.com, (grup layarberita.com) adapun desa yang diterjang banjir kiriman adalah, Meunasah Mancang, Tanjong Mesjid dan Tanjong Awe.  Ketinggian air rata-rata di atas 50 centimeter di pemukiman masyarakat.  Guna memberikan bantuan, tampak sejumlah petugas keamanan dari kepolisian, BPBD serta TNI berupaya melakukan evakuasi bagi warga setempat.

“Kita mendapat kabar kalau ada tanggul yang jebol di Meunasah Mancang dan Tanjong Mesjid.  Sedangkan di Desa Tanjong Awe, air merembes masuk setelah melewati tanggul pengaman.  Sehingga tiga desa tersebut terendam banjir,”ucap Kepala BPBD Aceh Utara, Munawar, kepada layarsatu.com.

Sejauh ini, lanjutnya petugas SAR dan TAGANA telah berada dilokasi kejadian untuk memberikan bantuan kepada warga di tiga desa tersebut.  Sementara itu, terlihat sejumlah personel kepolisian juga telah berada di lokasi memberikan bantuan.

Personil Polres Lhokseumawe membantu evakuasi warga yang dilanda banjir. (foto : humas Polres Lhokseumawe)

Menurut Kapolres Lhokseumawe, melalui Kabag Ops Kompol Ahzan, sekitar 30 personil Polres Lhokseumawe telah turun kelokasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara, AKP Fazli.  Petugas berupaya mengevakuasi warga terutama anak-anak menggunakan perahu karet ke tempat yang aman.

“Ada 30 personel yang dilengkapi 1 perahu karet dilokasi untuk membantu evakuasi warga. Personel juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di jalan Medan-Banda Aceh Desa Meunasah Mancang yang sempat tergenang banjir,”ujar Ahzan.

Terkait kondisi ini, Kabag Ops mengimbau agar warga yang tinggal dekat dengan pinggir sungai  tetap waspada dan siaga. Termasuk saat berada di luar rumah, sebab saat ini kondisi hujan deras disertai angin kencang. [red]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here