BERBAGI
(Foto : Anadolu Agency)

LayarBerita,com – Gempa berkekuatan 7,2 skala riichter di perbatasan negara Irak dan Iran, menewaskan hampir 150 orang.  Sementara sekitar 1.500 lainnya dikabarkan menderita luka-luka.  Hal ini diungkapkan oleh anggota parlemen Iran, Ferhad Tejri kepada kantor berita Tasnim.

Layanan telepon, internet dan listrik di sejumlah kota-kota dilaporkan rusak dan tidak berfungsi. Pusat gempa berada di 32 kilometer barat daya dari kota Halabja, Irak, dekat dengan perbatasan Iran, kata Badan Survei Geologi Amerika Serikat pada Minggu petang.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Kepala Daerah Darbandikhan, Sulaymaniyah yang terletak di area Pemerintahan Regional Kurdistan (KRG), Irak, mengatakan 4 orang tewas akibat gempa di daerah Darbandikhan. Sedangkan di Kota Kalar dilaporkan 2 orang tewas.

Pihak medis Sulaymaniyah mengatakan setidaknya 50 orang terluka di daerah Darbandikhan, Sulaymaniyah.

Gempa dirasakan hingga sebelah tenggara dan timur Turki, termasuk Provinsi Diyarbakir, Batman, Mardin, Hakkari, Van, Mus dan Sirnak. Selain itu, guncangan juga dirasakan di Kuwait, Suriah, Lebanon, dan Pakistan. Guncangan itu disusul sekitar selusin gempa susulan berkisar antara 3,1 hingga 4,1 SR.

Sesaat setelah gempa, pembacaan shalawat bergema di seluruh masjid di Irak. Provinsi Kermanshah mengumumkan 3 hari berkabung di seluruh wilayahnya. [Anadolu Agency]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here