BERBAGI
Bupayi Aceh Utara, H Muhammad Thaib meminta agar ambulan dapat dijaga untuk melayani masyarakat. (layarberita.com}

# Kecuali Izin Kepala Puskesmas dan Kadiskes

LayarBerita, Lhokseumawe – Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, menegaskan agar mobil ambulan yang berada di Puskesmas dapat dijaga dan dirawat dengan baik.  Selain itu, tidak dibenarkan mobil ambulans beroperasi di luar wilayah kerja tanpa izin atasan.  Hal ini ditegaskan Bupati Aceh Utara saat memberikan sambutan saat penyerahan mobil ambulan kepada 4 puskesmas, Jumat (10/11/2017).

“Saya tegaskan, bahwa ambulan yang ada di Puskesmas dapat digunakan untuk kebutuhan pelayan kepada masyarakat.  Jadi saya tidak mau dengar lagi ada warga yang utuh ambulan, tapi tidak dipenuhi.  Ambulans harus maksimal melayani masyarakat di wilayah kerjanya, dan tidak boleh keluar wilayah,”tegas Cek Mad panggilan akrab Bupati Aceh Utara.

Bupati Aceh Utara menyerahkan ambulan kepada kepala puskesmas di Aceh Utara. (layarberita.com}

Lanjut Cek Mad, maksud tidak keluar daerah, yakni mengantar pasien lain ke luar Aceh Utara atau rumah sakit yang menjadi rujukan.  Jika memang arus keluar daerah, ini harus ada izin dari kepala Puskesmas atau izin Kepala Dinas Kesehatan.  Kalau ini kedapatan, maka bupati akan memberikan sanksi terhadap sopir maupun pihak yang bertanggung jawab.

“Nanti akan kita buat aturan, mobil yang keluar daerah tanpa izin akan kita suruh tangkap.  Kita juga akan minta semua pihak untuk memantau operasional puskesmas dan laporkan kepada saya.  Malah ke depan kita akan membuat sayembara foto bagi warga terhadap operasional ambulans,”ucap orang nomor satu di Aceh Utara ini.

Oleh karena itulah, kini ambulans yang diserahkan kepada Puskesmas, dikhususkan untuk puskesmas keliling (pusling).  Sehingga ambulans tersebut dapat melayani masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas masing-masing. [red]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here