BERBAGI
PLN Rayon Krueng Geukuh melakukan pemasangan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU). (foto : PLN Krueng Geukuh)

LayarBerita, Aceh Utara –  Salah satu terobosan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membantu para pedagang kaki lima dan masyarakat mendapat aliran listrik yakni dengan pemasangan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU).  Yakni upaya PLN untuk membantu pedagang mendapatkan aliran listrik secara legal dan aman.

Pemasangan SPLU ini juga telah dilakukan oleh PLN Rayon Krueng Geukueh, Selasa (7/11/2017) yakni  melakukan pemasangan perdana. Dengan adanya SPLU ini diharapkan tidak ada lagi PKL yang mendapatkan listrik dengan cara ilegal yang justru sangat berbahaya bagi pedagang maupun masyarakat.

SPLU pertama launching pada 4 Agustus 2016 di Jakarta. Ini akan terus bertambah, seiring dengan kebutuhan yang kian meningkat. Termasuk kebutuhan pengisian energi kendaraan listrik di tempat umum.

Manager PLN Rayon Krueng Geukuh melakukan pemasangan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU). (foto : PLN Krueng Geukuh)

Untuk dapat menggunakan SPLU, masyarakat hanya perlu mengisi pulsa (token) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan, sangat mudah.

“Tujuan SPLU ini lebih kepada pelanggan-pelanggan yang beroperasi musiman.  Seperti pedagang kaki lima (PKL) pasar malam dan pelanggan temporari lainnya. Selama ini PLN hanya melayani pelanggan-pelanggan tetap, padahal ditempat umum pun sangat banyak sekali dibutuhkan listrik,” ungkap Manager PLN Rayon Krueng Geukueh Mukhtar Juned.

Sambung MJ sapaan akrab Manager Rayon Krueng Geukueh, pemasangan SPLU di Rayon Krueng Geukueh ditempatkan persis di depan lapangan upacara Kecamatan Dewantara. SPLU tersebut sudah diserahkan kepada Kepala Desa Keude Krueng Geukueh, Ardi Ilyas untuk pengelolaannya.

“Insya Allah semoga dengan SPLU ini masyarakat akan lebih terbantu. Sekaligus sebagai salah satu penggerak ekonomi rakyat. Saya berharap pemerintah setempat dalam hal ini kepala desa, bisa mengelolanya untuk menjadi sumber pendapatan bagi desa tersebut,”harap MJ. [red]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here