BERBAGI
Dalam kurun waktu 3 Pekan, BNN Amankan 209 Kg Sabu. (foto/int)

LayarBerita, Langsa –  Peredaran narkotika di Provinsi Aceh kini sudah sangat meresahkan dan memprihatinkan.  Hal ini terbukti dengan hitungan waktu 3 Pekan, Badan Narkotika (BNN) berhasil menggagalkan peredaran sekitar 209, 93 kilogram sabu.  Selain itu juga diamankan sebanyak 8.500 butir ekstasi serta beberapa tersangka.  Pengungkapan jaringan narkotika ini dibantu oleh pihak kepolisian daerah serta informasi dari masyarakat.

Hasil pengungkapan peredaran narkotika ini dibeberkan dalam konferensi pers, yang digelar di Polres Langsa, Minggu (5/11/2017).  Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Pemberantasan BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari, Direktur P2 (Prekusor dan piskotropika) BNN Brigjen Pol Anjan Pramuka, Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol Faisal Nasir, Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK, serta Dandim 0104/Aceh Timur yang diwakili Pabung Aceh Timur Mayor Sulistiyono dan BNN Langsa Kompol H. Anwar.

“Operasi penangkapan dan pemutusan jaringan narkoba ini dilakukan dalam kurun waktu 3 minggu dan berhasil mengamankan 209.930,43 Gram dan 8500 butir ekstasi,” ujar Irjen Pol Arman Depari.

Lanjut Arman Depari, tim BNN awalnya berhasil meringkus UD yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha R25, nomor polisi BL 3400 RI pada Rabu (1/11/2017) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan daerah Idi Rayeuk.  Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti  bungkus sabu atau 5.427,94 gram.

Setekah itu, sambung Deputi Pemberantasan BNN Pusat, pada Sabtu, (4/11/2017) sekitar pukul 01.30 WIB Tim BNN berhasil meringkus RA di Dusun Tanjung Mulia, Desa Alue Dua Muka O, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur dengan barang bukti 109.640,12 gram dan 8.500 butir ekstasi. Tersangka ditangkap pada saat mengendarai mobil Daihatsu Xenia berwarna Silver dengan nomor polisi BK 1261 QB.

“Hari ini, Minggu (5/11/2017) sekitar pukul 01.30 WIB, tim BNN kembali berhasil menggagalkan transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Langsa.  Kita mengamankan tersangka A dan F yang merupakan DPO bersama barang bukti seberat 30 kilogram sabu,” paparnya. [red]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here