BERBAGI
Ilustrasi (net)

LayarBerita, Lhokseumawe – Personil Polres Lhokseumawe menangkap dua orang yang diduga sebagai otak pelaku kasus percobaan pembunuhan yang dilakukan pembunuh bayaran di Desa Krueng Tuan, Kecamatan Nisam Antara, Selasa (10/9/2017). Keduanya Samsul (24) dan Ishak (45), warga Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha Waruwu, menjelaskan keduanya ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka Adnan Samfuddin (52), yang menjadi pembunuh bayaran dan telah lebih dahulu ditangkap.

“Kedua tersangka kita tahan di Mapolres Lhokseumawe bersama seorang tersangka yang ditangkapsebelumnya,” ujar Budi.

Sambung Kasat Reskrim, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 163 KUHP tentang rencana melakukan tindak pidana kriminal. Ketiganya diduga berencana membunuh seorang warga di Kecamatan Nisam, Aceh Utara berinisial MY (43).

“Saat ini ada seorang lagi tersangka yang diduga menjadi otak rencana pembunuhan.  Tersangka tersebut berinisial A dan sedang kita buru. Sementara motif pembunuhan masih kita kembangkan.  Ini mengingat seorang lagi belum kita tangkap,”tegas Kasat Reskrim.

Sebelumnya, polisi telah menangkap Adnan yang berencana membunuh MY dengan upah sebesar Rp20 juta. Dari jumlah itu, Adnan sudah menerima Rp 3 juta dari Ishak dan Samsul.  Sementara sisanya akan dibayara setelah target terbunuh.  Tetapi upaya pembunuhan tersebut gagal dilakukan.

Namun, dari hasil penyidikan, polisi mendapatkan informasi terkait adanya tersangka baru, yakni berinisial A.  Tersangka yang masih diburu ini, menyuruh Adnan, Ishak dan Samsul untuk membunuh MY dengan cara ditembak. Tersangka A menyerahkan uang sebesar Rp20 juta kepada ketiga ketiga tersangka yang telah ditangkap.  Tetapi sebelum rencana pembunuhan dilaksanakan, petugas kepolisian berhasil menggagalkannya. [red]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here